Menu Tutup

Pengurusan SPT Tahunan

Selamat Datang di Website Jasa Konsultan Pajak 2019

Pengurusan SPT Tahunan – Kami adalah Perusahaan Jasa Pembukuan dan Konsultan Pajak 2019.

Tarif Jasa Konsultan Pajak 2019 dan Jasa Pembukuan Akuntansi

JASA PEMBUKUAN DAN KONSULTAN PERPAJAKAN 2019

(KUASA HUKUM PENGADILAN PAJAK)

SPT TAHUNAN DAN SPT MASA

Pengertian dan Kategori Surat Pemberitahunan (SPT)

Surat Pemberitahuan (SPT) adalah laporan pajak yang disampaikan kepada pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pajak. Ketentuan mengenai SPT diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Dalam undang-undang tersebut ditegaskan, pemerintah mengharuskan seluruh wajib pajak untuk melaporkan SPT sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Nah, dalam ketentuan tersebut, secara garis besar kita dapat menyimpulkan fungsi dari SPT adalah:

  • Melaporkan pelunasan atau pembayaran pajak yang sudah dilakukan, baik secara personal maupun melalui pemotongan penghasilan dari perusahaan dalam jangka waktu satu tahun.
  • Melaporkan harta benda yang dimiliki di luar penghasilan tetap dari pekerjaan utama.
  • Melaporkan penghasilan lainnya yang termasuk ke dalam kategori objek pajak maupun bukan objek pajak.
  • SPT juga terbagi menjadi dua kategori, yaitu SPT Tahunan dan SPT Masa. Ingin tahu apa perbedaan fungsi dua SPT tersebut? Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Apa itu SPT Tahunan?

SPT Tahunan merupakan laporan pajak yang disampaikan satu tahun sekali (tahunan) baik oleh wajib pajak badan maupun wajib pajak pribadi, yang berhubungan dengan perhitungan dan pembayaran pajak penghasilan, objek pajak penghasilan, dan/atau bukan objek pajak penghasilan, dan/atau harta dan kewajiban sesuai dengan peraturan pajak untuk satu tahun pajak, atau bagian dari tahun pajak:

Batas Pembayaran dan Pengurusan SPT Tahunan

Batas waktu pembayaran dan pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi paling lama 3 bulan setelah batas akhir tahun pajak, yakni 31 Maret. Batas waktu pembayaran dan pelaporan SPT Tahunan PPh Badan paling lambat 4 bulan setelah akhir tahun pajak, yakni 30 April.

Layanan Profesional Lainnya : Konsultan Pajak Jakarta

Apa Sanksi Terlambat atau Tak Lapor SPT Tahunan?

Berdasarkan Pasal 7 UU No. 28/2007 perubahan ketiga atas UU No.6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, maka ditetapkan bahwa sanksi yang terlambat atau tidak melaporkan SPT Tahunan Pajak Penghasilannya adalah sebagai berikut:

  • Seorang wajib pajak Orang Pribadi yang terlambat atau tidak melaporkan SPT Tahunan, akan dikenakan denda sebesar Rp 100.000
  • Bila wajib pajak Badan/Perusahaan terlambat atau tidak melaporkan SPT Tahunan, akan dikenakan denda sebesar Rp 1.000.000

Pengurusan Spt Tahunan

Sebagai wajib pajak, kita memiliki kewajiban untuk melaporkan SPT Tahunan setiap tahunnya. Jangka waktu lapor SPT Tahunan adalah sampai dengan 31 Maret untuk Wajib Pajak Orang Pribadi dan 30 April untuk Wajib Pajak Badan.

Penyampaian pelaporan SPT Tahunan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Selain disampaikan secara langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP), SPT Tahunan juga dapat disampaikan dengan cara mengirimkan lewat jasa pos/ekspedisi, lapor online melalui website https://djponline.pajak.go.id atau melalui  Aplication Service Provider (ASP).

Jika pengurusan SPT Tahunan dengan datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP), wajib pajak (WP) dapat melaporkan SPT Tahunan Badan ke seluruh KPP terdekat sampai dengan tanggal 31 Maret untuk Wajib Pajak Orang Pribadi dan 30 April untuk Wajib Pajak Badan. WP hanya perlu membawa formulir SPT Tahunan yang telah diisi dengan benar, lengkap, dan jelas. Kemudian formulir tersebut diserahkan secara langsung ke petugas pajak pada KPP. WP akan mendapatkan tanda terima pelaporan SPT Tahunan yang telah dilaporkan tersebut. Bukti pelaporan SPT Tahunan disimpan jika suatu waktu dibutuhkan.

Apa itu SPT Masa?

Di Indonesia terdapat 10 jenis SPT Masa. SPT Masa tersebut dinamakan berdasarkan nomor pasal, di mana aturan pajak tersebut diatur, 10 jenis SPT Masa tersebut adalah:

  1. PPh Pasal 21/26.
  2. PPh Pasal 22.
  3. PPh Pasal 23/26.
  4. PPh Pasal 25.
  5. PPh Pasa 4 ayat (2).
  6. PPh Pasal 15.
  7. PPN (Pajak Pertambahan Nilai).
  8. PPN bagi Pemungut.
  9. PPN bagi Pengusaha Kena Pajak Pedagang Eceran yang menggunakan nilai lain sebagai Dasar Pengenaan Pajak.
  10. Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Yuk, segera laporkan SPT Tahunan Anda. Jangan menunggu sampai batas akhir pelaporan ya… karena lapor SPT lebih awal, lebih nyaman.

Ayooo Peduli Pajak

Hubungi Kami

KJA PT. GLOBAL SAKTI PRIMA

Jl. Kertamukti No. 10

(Depan RSU Hermina)

Ciputat, Tangerang Selatan

Telepon Kantor / Fax : 021-2759 8408

Email : gspkja@gmail.com ; farid_wajdi@yahoo.co.id

Facebook: Jasa Pembuatan Laporan Keuangan dan Pajak

Instagram: PT. Global Sakti Prima

Telf/SMS : 0822-1371-6188

Telf/WA  : 0812-1970-077

PELAYANAN 24 JAM & GARANSI PELAYANAN :

– MURAH

– CEPAT

– PROFESIONAL

Spesialis Jasa Kami

Apabila berminat dengan jasa kami, segera hubungi kami.

Layanan Terbaik Lainnya:

Kontak PT. GSP Jasa Konsultan Pajak 2019

Hubungi Kami untuk mengetahui tarif Jasa PT. GSP

Pengurusan SPT Tahunan

1
Hallo👋
Ada yang bisa kami bantu?
Powered by