pajak vario 150 – Kali ini kjagsp.com akan menerangkan mengenai pajak dan juga akuntansi dan jenis yang ada di dalamnya.

Pajak yaitu pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara dan akan diaplikasikan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat biasa.

Rakyat yang membayar pajak tak akan merasakan manfaat dari pajak secara seketika, sebab pajak diterapkan untuk kepentingan umum, bukan untuk kepentingan pribadi.

Pajak ialah salah satu sumber dana pemerintah untuk melakukan pembangunan, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Pemungutan pajak dapat dipaksakan sebab dilakukan berdasarkan undang-undang.

Pajak pada dasarnya bersifat memaksa Untuk Setiap Warga Negara Bila seseorang sudah memenuhi syarat subjektif dan persyaratan objektif, karenanya patut untuk membayar pajak.

Dalam undang-undang pajak telah dibeberkan, bila seseorang dengan sengaja tak membayar pajak yang wajib dibayarkan. Karenanya ada ancaman sanksi administratif ataupun sanksi secara pidana.

Kemudian Akuntansi adalah penilaian, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan menolong manajer, pemberi modal, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat jatah sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan institusi pemerintah.

pajak vario 150

pajak vario 150

Sebelum kita menjelaskan pajak vario 150. Ada baiknya kita ketahui dulu seluk beluk pajak dan akuntansi.

Dalam perbedaannya, Pajak berbeda dengan retribusi. Contoh retribusi: saat mendapatkan manfaat parkir, maka patut membayar sejumlah uang, yaitu retribusi parkir, tetapi pajak tidak seperti itu.

Pajak

Pajak yaitu salah satu sarana pemerataan pendapatan warga negara.

Jadi dikala membayar pajak dalam jumlah tertentu, Anda tidak lantas mendapatkan manfaat pajak yang dibayar

Pajak yang akan Anda temukan berupa koreksi jalan raya di tempat Anda, fasilitas kesehatan free bagi keluarga, beasiswa pengajaran bagi buah hati Anda, dan lain-lainnya.

Berdasarkan Undang-undang, pajak dikendalikan dalam undang-undang negara.

Ada beberapa undang-undang yang memegang perihal mekanisme perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak.

Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak, layak dengan fungsinya berkewajiban mengerjakan pembinaan/penyuluhan, pelayanan, dan pengawasan.

Dalam melaksanakan fungsinya tersebut, Direktorat Jenderal Pajak berupaya sebaik mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai visi dan misi Direktorat Jenderal Pajak.

Tipe Pajak

Penggolongan pajak menurut institusi pemungutannya di Indonesia dapat dibedakan menjadi 2 (dua) merupakan Pajak Sentra dan Pajak Daerah.

1. Pajak Pusat

Pengertian Pajak Sentra ialah pajak-pajak yang dikelola oleh Pemerintah Sentra yang dalam hal ini beberapa besar dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak – Kementerian keuangan.

2. Pajak Daerah

Lalu Pajak Daerah ialah pajak-pajak yang dikelola oleh Pemerintah Daerah baik di tingkat Propinsi ataupun Kabupaten/Kota.

Semua pengadministrasian yang terkait dengan pajak pusat. Akan dijalankan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP). Juga Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak serta di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak.

Untuk pengadministrasian yang berhubungan dengan pajak derah, akan dijalankan di Kantor Dinas Pendapatan Daerah atau Kantor Pajak Daerah atau Kantor sejenisnya yang dibawahi oleh Pemerintah Daerah setempat.

Wajib Pajak

Yang termasuk sebagai wajib Pajak ialah orang pribadi atau badan. Mencakup pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak. Penerapan mempunyai hak dan keharusan perpajakan cocok dengan ketentuan aturan perundang-undangan perpajakan.

Manfaat Pajak

Sebagaimana halnya perekonomian dalam suatu rumah tangga atau keluarga, perekonomian negara juga mengenal sumber-sumber penerimaan dan pos-pos pengeluaran.

Pajak adalah sumber utama penerimaan negara.

Tanpa pajak, beberapa besar kegiatan negara sulit untuk bisa dikerjakan.

Tiap-tiap uang pajak meliputi mulai dari belanja pegawai sampai dengan pembiayaan pelbagai proyek pembangunan.

Pembangunan sarana umum seperti jalan-jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit/puskesmas, kantor polisi dibiayai dengan memakai uang yang berasal dari pajak.

Uang pajak juga diaplikasikan untuk pembiayaan dalam rangka memberikan rasa aman bagi semua lapisan masyarakat.

Setiap warga negara mulai dikala dilahirkan sampai dengan meninggal dunia, menikmati fasilitas atau pelayanan dari pemerintah yang semuanya dibiayai dengan uang yang berasal dari pajak.

Pajak juga dipakai untuk mensubsidi barang-barang yang betul-betul diperlukan masyarakat dan juga membayar utang negara ke luar negeri.

Pajak juga digunakan untuk menolong UMKM baik dalam hal pembinaan dan modal.

Dengan demikian terang bahwa peranan penerimaan pajak bagi suatu negara menjadi sangat dominan dalam menunjang jalannya roda pemerintahan dan pembiayaan pembangunan.

Disamping fungsi budgeter (fungsi penerimaan) di atas. Pajak juga melakukan fungsi redistribusi pendapatan dari masyarakat yang mempunyai kecakapan ekonomi yang lebih tinggi kepada masyarakat yang rendah.

Oleh karena itu tingkat kepatuhan Pajak dalam menjalankan keharusan perpajakannya secara bagus dan benar merupakan persyaratan totaliter untuk tercapainya fungsi redistribusi pendapatan.

Sehingga pada hasilnya kesenjangan ekonomi dan sosial yang ada dalam masyarakat dapat dikurangi secara maksimal.

Pengertian Akuntansi

Prinsip inti akuntansi keuangan modern ada pada metode pembukuan berpasangan.

Cara ini meliputi pembuatan paling tak dua masukan untuk setiap transaksi: satu debit pada suatu akun, dan satu kredit terkait pada akun lain.

Jumlah keseluruhan debit semestinya selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit.

Cara ini akan mempermudah pemeriksaan jika terjadi kesalahan.

Metode ini dikenal pertama kali digunakan pada abad pertengahan di Eropa, walaupun ada pula yang beranggapan bahwa cara ini sudah diterapkan sejak zaman Yunani kuno.

Kritik mengatakan bahwa standar praktik akuntansi tak banyak berubah semenjak dulu.

Reformasi akuntansi dalam beraneka wujud selalu terjadi pada tiap-tiap generasi untuk mempertahankan relevansi pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi.

Merupakan demikian, hal ini tak merubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diharapkan tak bertumpu pada akibat ekonomi seperti itu.

Pengetahuan Akuntansi Bagi Pengusaha Adalah

Selain mengamati produk, marketing, customer service dan bermacam-macam hal lainnya, ada satu hal yang penting yang tak boleh dianggap sepele oleh pengusaha yakni persoalan keuangan.

Kekerabatan keuangan adalah hal yang sungguh-sungguh sensitif, sebuah spot kritis yang tak boleh dikesampingkan.

Salah mengelola keuangan, pembukuan yang acak-acakan akan terjadi.

Kurangnya kontrol atau pengetahuan terhadap akuntansi yang kurang akan mengakibatkan tersendatnya jalan usaha, malahan tak menutup kemungkinan mengakibatkan kebangkrutan.

Baca Juga: Bu4t SPT Tahun4n

Keterkaitan Akuntansi dan Pajak

Akuntansi komersial atau disebut juga akuntansi keuangan yakni aktivitas jasa yang menyediakan informasi keuangan.

Laporan keuangan pajak lazim disebut dengan laporan keuangan fiskal dan laporan keuangan fiskal umumnya dibuat di akhir tahun.

Tersebut ini dijalankan untuk mengetahui berapa jumlah pajak yang harus dibayar dan agar laporan keuangan sesua dengan permintaan fiskus.

Akuntansi komersial yakni proses pembentukan laporan keuangan sesuai dengan PSAK. Memudahkan pembukuan diperlukan untuk menghitung pajak terhutang dan verifikasi, serta pemeriksaan dan investigasi kepada kebenaran penghitungan jumlah utang pajak tersebut.

Akuntansi pajak ialah pengerjaan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan regulasi perpajakan.

Keuntungan pembukuan untuk perpajakan:

  • Mempermudah wajib pajak (WP) mengisi SPT.
  • Mempermudah perhitungan pengahsilan kena pajak.
  • Penyajian informasi tentang posisi financial dan hasil usaha untuk bahan analisis atau pengambilan keputusan ekonomi perusahaan.

Konsep Dasar Akuntansi Perpajakan

Tujuan Kebijakan Perpajakan:

  1. Aspek Alokasi: Tax policy diarahkan pada sikap netral (tidak/cenderung pengaruhi alokasi & diserahkan pada mekanisme pasar).
  2. Aspek Distribusi: Diarahkan untuk pengaruhi penyebaran pemilikan atau penguasaan faktor- faktor produksi dan pemerataan hasil pembangunan.
  3. Aspek Stabilisasi: Dilakukan melalui politik perpajakan, dimana pemerintah melakukan stabilitas ekonomi dengan tingkat pendayagunaan tertentu, SDM, stabilitas harga dan tingkat inflasi.

Keterkaitan Akuntansi Komersial Dengan Akuntansi Pajak

Akuntansi merupakan suatu ilmu yang luas maknanya, khususnya akuntansi komersial yang menjadi panutan akuntansi lainnya termasuk akuntansi pajak.

Perpajakan dan akuntansi komersial mempunyai hubungan yang bersifat simbiosis mutualisme.

Penerapannya yang artinya satu sama lainnya memiliki hubungan yang saling mendorong dan benar-benar erat kaitannya sesuai dengan tata tertib yang berlaku.

Akuntansi komersial merupakan alat pembuktian kalau administrasi perpajakan mengerjakan pemeriksaan pajak (tax audit )untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan.

Penghasilan yang dihitung berdasarkan pembukuan semestinya pajak yang didasarkan pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK ). Itu bisa berbeda dengan Penghasilan Kena Pajak (PKP) yang dihitung menurut ketetapan pajak.

Perbedaan hal yang demikian bisa dikelompokkan menjadi perbedaan tetap (permanent differences) dan perbedaan waktu (timing differences).

Dengan demikian, seandainya terjadi perbedaan antara ketentuan akuntansi dengan ketentuan pajak. Untuk kebutuhan pelaporan dan pembayaran pajak maka Undang-Undang Perpajakan memiliki prioritas untuk dipatuhi sehingga tidak menimbulkan kerugian material bagi wajib pajak yang bersangkutan.

Mekanisme

Mekanisme penyesuaian akuntansi komersial ke akuntansi pajak biasa disebut rekonsiliasi fiskal.

Keterkaitan Akuntansi Komersial Dengan Akuntansi Pajak:

  • Komersial: Menyediakan laporan & berita keuangan serta berita lain kepada pihak pengambil keputusan.
  • Pajak: Menyajikan laporan ekuangan & informasi lain (tax compliance) kepada administrasi pajak.

Konsep dasar akuntansi berlaku umum, Laporan Keuangan Fiskal dan Komersial meliputi:

  • Accrual Basis: pengakuan transaksi dikala terjadi, dilaporkan pada periode tsb.
  • Going Concern : mengasumsikan aktivitas perusahaan akan tetap berlangsung terus.

Sebagian orang bertanya-tanya, sebaiknya harus menggunakan akuntansi yang mana? Akuntansi komersial atau akuntansi pajak/fiskal?

Sebelum membahas lebih jauh, mungkin ada bagusnya kita kenal secara khusus dahulu karakteristik masing-masing.

Akuntansi komersial atau disebut juga akuntansi keuangan ialah kegiatan jasa yang menyediakan berita keuangan untuk pengambilan keputusan.

berita ini didapat melalui suatu cara kerja akuntansi, info tersebut dibutuhkan oleh tiap entitas usaha untuk mengetahui posisi dan hasil usahanya.

Sehingga tujuan utamanya antara lain untuk menyediakan laporan keuangan terhadap manajemen dan pihak-pihak pemangku kepentingan.

Lalu Akuntansi fiskal atau biasa disebut akuntansi pajak yakni komponen dari akuntansi keuangan yang menekankan pada penyusunan laporan perpajakan (Surat Pemberitahuan (SPT)).

Dan pertimbangan konsekuensi perpajakan terhadap transaksi atau kegiatan perusahaan.

Atau dengan kata lain akuntansi pajak bertujuan menyediakan berita keuangan perusahaan yang ditujukan secara khusus kepada otoritas pajak.

Sebagai salah satu pemenuhan kepatuhan pajak (tax compliance).

Akuntansi komersial, dalam pembentukan dan penyajiannya, berhaluan kepada standar yang berlaku umum, yaitu PSAK/IFRS.

Sedangkan akuntansi pajak berpedoman kepada peraturan perundang-undangan.

Sistem Mengisi SPT Pajak Tahunan PPH Perorangan

Berikut ini kami akan menerangkan metode mengisi SPT pajak tahunan PPH Untuk perorangan:

1. Buat laporan keuangan

Prosedur mengisi SPT pajak yang pertama, buatlah laporan keuangan mengenai usaha yang Anda miliki atau rekapitulasi untuk sirkulasi usaha bruto dalam bentang waktu satu tahun.

Kemudian isi SPT pajak tahunan PPh perorangan yang dimulai dari halaman paling akhir.

Halaman ini berisi daftar jumlah dari peredaran bruto pada pembayaran Pajak Penghasilan final.

2. Mengisi formulir untuk data harta dan hutang

Sistem mengisi SPT pajak selanjutnya, Anda silakan mengisi formulir SPT tahunan Pajak penghasilan.

Bukalah data harta Anda yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Akan ada kolom hutang atau kewajiban pada komponen bawah kolom harta.

Isilah kolom keharusan tersebut dengan membuka data hutang milik Anda.

3. Mengisi komponen C

Sistem mengisi SPT pajak selanjutnya merupakan untuk komponen C. Isilah komponen tersebut berupa daftar tanggungan milik Anda.

Langkah berikutnya, Anda seharusnya mengisi formulir SPT pajak tahunan PPh perorangan lampiran 1770-III.

Disini Anda akan dipinta untuk mengisi data pendapatan final Anda, mencakup hadiah, bunga deposito, penjualan bangunan dan tanah, maupun penghasilan final yang lain.

4. Mengisi komponen B

Di komponen B, isilah bagian yang sesuai dengan pendapatan yang tidak termasuk dalam klasifikasi objek pajak.

Kemudian sistem mengisi SPT pajak pada lampiran 1770-II, Anda bisa mengisi kolom yang sudah disediakan cuma apabila Anda memiliki bukti potong pihak lain.

Kalau ini bertujuan untuk melaporkan pemungutan yang dilaksanakan pihak lain.

Lalu, lanjutkan ke bagian lampiran 1770-I, merupakan khusus untuk patut pajak dengan pembukuan.

Langkah terakhir dalam metode mengisi SPT pajak, silakan mengisi formulir induk pada SPT1770.

Untuk menghindari kesalahan dikala mengisi SPT pajak tahunan PPh perorangan seperti yang sudah digambarkan dalam metode mengisi SPT pajak diatas. Alangkah bagusnya jikalau Anda juga tetap mengerjakan konsultasi dengan petugas di KKP atau Kantor Pelayanan Pajak agar mengisi SPT dengan lebih teliti.

Konsultan Pajak & Akuntansi Biaya Murah

Kalau Anda mencari konsultan pajak atau konsultan akuntansi maka kamilah ahlinya.

Kami PT. GLOBAL SAKTI PRIMA (Kantor Jasa Akuntansi) yaitu pelayanan jasa bergerak di bidang jasa Akunting. Dan perhitungan perpajakan (masa bulanan / tahunan) guna membantu anda yang sibuk dengan aktivitas memajukan perusahaan sehingga tak ada waktu untuk mengatasi hal-hal yang berhubungan dengan keuangan.

Sebab menerima staff keuangan yang kompeten dan loyal di bidangnya. Tak mau repot dengan tarif gaji dan menyediakan daerah ruangan kantor & perlengkapannya yang butuh tarif besar.

Karenanya untuk menyelesaikan situasi sulit itu, perusahaan membutuhkan seorang professional dari eksternal dengan biaya yang bisa disesuaikan dengan kecakapan perusahaan anda.

Profesional, jujur, akurat, dan terpercaya yaitu semangat yang melandasi PT. Global Sakti Prima dalam melayani klien-klien dari bermacam bidang usaha/ bisnis dan jenjang mulai usaha kecil, menengah hingga atas.

Kualifikasi Internasional

Statement of Membership Obligations, di antaranya yang terkait dengan practical experience dan continuing professional education yang dikuasai dalam International Education Standards.

Hadirnya Chartered Accountant (CA) Indonesia sesuai dengan ketetapan IFAC.

Dengan terbentuknya ASEAN Economic Community (AEC), ASEAN akan menjadi wilayah ekonomi yang sangat kompetitif dan terintegrasi ke dalam ekonomi global, sekaligus tumbuh sebagai pasar.

Karena prinsip pasar bebas ini ialah free flow of services dan free flow of people, setelah Mutual Recognition Arrangement (MRA) di wilayah itu ditandatangani. Tak pelak akan terjadi persaingan ketat di pelbagai sektor, termasuk jasa akuntansi.

CA akan menjadi motor profesionalisme akuntan yang bisa membawa Indonesia memimpin di era pasar tunggal hal yang demikian.

Sebagai senjata utama untuk menghadapi AEC 2015, maka CA atau akuntan profesional ini harus siap berkompetisi di kancah regional.

Seandainya diperhatikan dari tujuannya, CA Indonesia dialamatkan untuk mensejajarkan diri dengan gelar profesi akuntan internasional.

Sebutan CA juga menjadi poin tambah akuntan beregister, baik di taraf lokal ataupun internasional.

Nilai tambah tersebut yaitu pengakuan sebagai akuntan profesional seperti standar internasional dari IFAC.

Tak hanya itu, para pemegang CA juga akan senantiasa dijaga kompetensinya. Harus dikasih tanggung jawab untuk mengambil keputusan signifikan dalam bidang-bidang berkaitan dengan pelaporan keuangan untuk kepentingan publik, dan diakui oleh organisasi pekerjaan negara lain.

Chartered Accountant (CA)

Sebutan Chartered Accountant (CA) cuma diberikan kepada orang-orang terpilih yang mempunyai kualifikasi tertentu.

Mereka menjalankan tanggung jawab profesi, selalu merujuk pada kepentingan publik, berintegritas, serta objektif.

Mereka juga memiliki kompetensi dan kehati-hatian profesional, teguh menjaga rahasia, berperilaku profesional dan menjalankan jasa profesionalnya dengan standar teknis yang relevan.

Layanan Jasa PT. GLOBAL SAKTI PRIMA

Berikut adalah layanan jasa dari PT. GLOBAL SAKTI PRIMA:

1. JASA KONSULTASI PAJAK

Jika klien membutuhkan informasi dan advice atas peraturan pajak beserta penggunaannya di dalam praktek bisnis karenanya PT. GLOBAL SAKTI PRIMA siap memberikan jasa konsultasi pajak baik secara lisan maupun secara tertulis.

2. JASA LAPORAN PAJAK | Tax Compliance

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA memberikan layanan perpajakan berupa perhitungan pajak, pelaporan pajak dan administrasi laporan pajak sehingga Klien Kami dapat melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan baik.

Layanan pelaporan pajak diantaranya laporan SPT Masa PPh, SPT Masa PPN dan SPT Tahunan PPh Badan ataupun SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

3. JASA PENDAMPINGAN PEMERIKSAAN PAJAK | VERIFIKASI

Kami mendampingi klien dalam menghadapi pemeriksa pajak, menjawab semua pertanyaan dari pemeriksa pajak dan kami membantu klien dalam mencocokan koreksi yang dilakukan pemeriksa pajak.

4. JASA SPT TAHUNAN

Kami membantu anda sebagai klien kami dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan dan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

5. JASA RESTITUSI PAJAK

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA siap membantu Wajib Pajak dalam rangka permohonan restitusi atas lebih bayar pajak sesuai dengan undang-undang perpajakan yang berlaku.

6. KEBERATAN DAN BANDING

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA membantu wajib Pajak dalam mengajukan permohonan keberatan dan banding atas putusan fisus dan mendampingi klien kami selama pelaksanaan keberatan dan banding.

7. REVIEW PAJAK | Tax Review

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA mengerjakan tax review atas semua praktek akuntansi dan pelaporan pajak yang sudah dilaksanakan perusahaan dengan tujuan untuk memberikan gambaran atas tingkat kepatuhan klien pada regulasi pajak yang berlaku. Dan juga memberikan estimasi atas tingkat resiko pajak secara tepat.

Tax review yang KAMI lakukan meliputi tiap-tiap transaksi yang berdampak pada Pajak Penghasilan Perusahaan, Pajak Penghasilan Karyawan, Pajak Penghasilan yang bersifat final, Widholding Tax dan Pajak Pertambahan nilai.

Nah terima kasih telah membaca pajak vario 150 ini.

Lihat Juga: Video KJA Global Sakti Prima (Melayani dengan Trust andd Commitment)

Untuk itu, Saran kami Gunakan Company directory dibawah ini untuk menghubungi Jasa Konsultan Pajak baik untuk konsultasi maupun tertarik mengaplikasikan jasa KAMI.

Dan KAMI akan seketika menanggapi pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan.

Kontak

Seandainya berminat dengan jasa kami, langsung hubungi kami.

KJA PT. GLOBAL SAKTI PRIMA
Jl. Kertamukti No. 10
(Depan RSU Hermina)
Ciputat, Tangerang Selatan

Telepon Kantor / Fax : 021-2759 8408
Email : gspkja@gmail.com  farid_wajdi@yahoo.co.id
Facebook: Jasa Pembuatan Laporan Keuangan dan Pajak
Instagram: PT. Global Sakti Prima
Telf/SMS : 0822-1371-6188
Telf/WA  : 0812-1970-077

Semoga artikel pajak vario 150 ini dapat bermanfaat.

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.