pajak konsultan individual – Apa yang kalian kenal mengenai pajak dan akuntansi? Bisakah kita membedakan diantara keduanya? Berikut akan kita jelaskan lebih mendetail.

Pajak Ialah Kontribusi wajib Warga Negara. Artinya tiap orang memiliki kewajiban untuk membayar pajak.

Melainkan hal tersebut cuma berlaku untuk warga negara yang telah memenuhi prasyarat subjektif dan prasyarat objektif. Merupakan warga negara yang memiliki Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) lebih dari Rp2.050.000 per bulan.

Seandainya Anda adalah karyawan/pegawai, baik karyawan swasta maupun pegawai pemerintah, dengan sempurna penghasilan lebih dari Rp2 juta, maka semestinya membayar pajak.

Apabila Anda yaitu wirausaha, karenanya setiap penghasilan akan dikenakan pajak sebesar 1% dari total penghasilan bruto (berdasarkan PP 46 tahun 2013).

Pajak pada dasarnya bersifat memaksa Untuk Tiap-tiap Warga Negara Sekiranya seseorang telah memenuhi prasyarat subjektif dan prasyarat objektif, maka mesti untuk membayar pajak.

Dalam undang-undang pajak sudah diterangkan, bila seseorang dengan sengaja tidak membayar pajak yang harus dibayarkan. Karenanya ada ancaman sanksi administratif ataupun hukuman secara pidana.

Kemudian Akuntansi yaitu penilaian, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai info yang akan menolong manajer, pemberi modal, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan institusi pemerintah.

pajak konsultan individual

pajak konsultan individual

Sebelum kita menjelaskan pajak konsultan individual. Ada baiknya kita ketahui dulu seluk beluk pajak dan akuntansi.

Dalam perbedaannya, Pajak berbeda dengan retribusi. Contoh retribusi: saat mendapat manfaat parkir, maka mesti membayar sejumlah uang, yaitu retribusi parkir, tapi pajak tidak seperti itu.

Pajak

Pajak yakni salah satu sarana pemerataan pendapatan warga negara.

Jadi ketika membayar pajak dalam jumlah tertentu, Anda tidak langsung mendapatkan manfaat pajak yang dibayar

Pajak yang akan Anda dapatkan berupa perbaikan jalan raya di daerah Anda, fasilitas kesehatan free bagi keluarga, beasiswa pengajaran bagi buah hati Anda, dan lain-lainnya.

Menurut Undang-undang, pajak dibatasi dalam undang-undang negara.

Ada sebagian undang-undang yang mengendalikan perihal mekanisme perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak.

Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak, pantas dengan fungsinya berkewajiban menjalankan pembinaan/penyuluhan, pelayanan, dan pengawasan.

Dalam melaksanakan fungsinya hal yang demikian, Direktorat Jenderal Pajak berusaha sebaik mungkin memberikan pelayanan terhadap masyarakat seperti visi dan misi Direktorat Jenderal Pajak.

Tipe Pajak

Penggolongan pajak menurut institusi pemungutannya di Indonesia dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yakni Pajak Sentra dan Pajak Daerah.

1. Pajak Sentra

Pengertian Pajak Pusat yaitu pajak-pajak yang dikelola oleh Pemerintah Pusat yang dalam hal ini sebagian besar dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak – Kementerian keuangan.

2. Pajak Daerah

Lalu Pajak Tempat ialah pajak-pajak yang dikelola oleh Pemerintah Daerah seperti di tingkat Propinsi maupun Kabupaten/Kota.

Semua pengadministrasian yang berhubungan dengan pajak sentra. Akan dijalankan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP). Juga Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak serta di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak.

Untuk pengadministrasian yang terkait dengan pajak derah, akan dilakukan di Kantor Dinas Pendapatan Daerah atau Kantor Pajak Daerah atau Kantor sejenisnya yang dibawahi oleh Pemerintah Daerah setempat.

Wajib Pajak

Yang masuk sebagai wajib Pajak adalah orang pribadi atau badan. Mencakup pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak. Penerapan memiliki hak dan kewajiban perpajakan cocok dengan ketentuan regulasi perundang-undangan perpajakan.

Manfaat Pajak

Sebagaimana halnya perekonomian dalam suatu rumah tangga atau keluarga, perekonomian negara juga mengetahui sumber-sumber penerimaan dan pos-pos pengeluaran.

Pajak adalah sumber utama penerimaan negara.

Tanpa pajak, sebagian besar aktivitas negara sulit untuk bisa dikerjakan.

Setiap uang pajak mencakup mulai dari belanja pegawai hingga dengan pembiayaan bermacam proyek pembangunan.

Pembangunan sarana umum seperti jalan-jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit/puskesmas, kantor polisi dibiayai dengan memakai uang yang berasal dari pajak.

Uang pajak juga digunakan untuk pembiayaan dalam rangka memberikan rasa aman bagi semua lapisan masyarakat.

Setiap warga negara mulai ketika dilahirkan hingga dengan meninggal dunia, menikmati fasilitas atau pelayanan dari pemerintah yang semuanya dibiayai dengan uang yang berasal dari pajak.

Pajak juga diterapkan untuk mensubsidi barang-barang yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan juga membayar utang negara ke luar negeri.

Pajak juga diterapkan untuk menolong UMKM baik dalam hal pembinaan dan modal.

Dengan demikian terang bahwa peranan penerimaan pajak bagi suatu negara menjadi sungguh-sungguh dominan dalam menunjang jalannya roda pemerintahan dan pembiayaan pembangunan.

Disamping fungsi budgeter (fungsi penerimaan) di atas. Pajak juga menjalankan fungsi redistribusi pendapatan dari masyarakat yang memiliki kesanggupan ekonomi yang lebih tinggi terhadap masyarakat yang rendah.

Oleh sebab itu tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam melakukan keharusan perpajakannya secara bagus dan benar ialah prasyarat mutlak untuk tercapainya fungsi redistribusi pendapatan.

Sehingga pada alhasil kesenjangan ekonomi dan sosial yang ada dalam masyarakat dapat dikurangi secara maksimal.

Pengertian Akuntansi

Prinsip inti akuntansi keuangan modern ada pada metode pembukuan berpasangan.

Metode ini mencakup pembuatan paling tidak dua masukan untuk tiap transaksi: satu debit pada suatu akun, dan satu kredit terkait pada akun lain.

Jumlah keseluruhan debit sepatutnya selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit.

Sistem ini akan memudahkan pemeriksaan jikalau terjadi kekeliruan.

Metode ini dikenal pertama kali digunakan pada abad pertengahan di Eropa, sedangkan ada pula yang berpendapat bahwa sistem ini telah diaplikasikan sejak zaman Yunani kuno.

Kritik mengatakan bahwa standar praktik akuntansi tidak banyak berubah sejak dahulu.

Reformasi akuntansi dalam beraneka bentuk senantiasa terjadi pada tiap-tiap generasi untuk mempertahankan relevansi pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi.

Adalah demikian, hal ini tak mengubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diinginkan tak bertumpu pada akibat ekonomi seperti itu.

Pengetahuan Akuntansi Bagi Pengusaha Adalah

Tak hanya melihat produk, marketing, customer service dan berjenis-jenis hal lainnya, ada satu hal yang penting yang tak boleh dianggap remeh oleh pengusaha yakni permasalahan keuangan.

Relasi keuangan yaitu hal yang benar-benar sensitif, sebuah titik kritis yang tak boleh dipungkiri.

Salah mengelola keuangan, pembukuan yang semrawut akan terjadi.

Kurangnya kontrol atau pengetahuan terhadap akuntansi yang kurang akan mengakibatkan tersendatnya jalan usaha, malahan tak menutup kemungkinan mengakibatkan kebangkrutan.

Baca Juga: Bu4t SPT Tahun4n

Keterkaitan Akuntansi dan Pajak

Akuntansi komersial atau disebut juga akuntansi keuangan yaitu kesibukan jasa yang menyediakan kabar keuangan.

Laporan keuangan pajak umum disebut dengan laporan keuangan fiskal dan laporan keuangan fiskal lazimnya dijadikan di akhir tahun.

Tersebut ini dikerjakan untuk mengetahui berapa jumlah pajak yang patut dibayar dan agar laporan keuangan sesua dengan permintaan fiskus.

Akuntansi komersial yakni cara kerja penyusunan laporan keuangan sesuai dengan PSAK. Memudahkan pembukuan diperlukan untuk menghitung pajak terhutang dan verifikasi, serta pemeriksaan dan investigasi kepada kebenaran penghitungan jumlah utang pajak tersebut.

Akuntansi pajak adalah pengerjaan pembentukan laporan keuangan sesuai dengan regulasi perpajakan.

Keuntungan pembukuan untuk perpajakan:

  • Mempermudah wajib pajak (WP) mengisi SPT.
  • Mempermudah perhitungan pengahsilan kena pajak.
  • Penyajian informasi tentang posisi financial dan hasil usaha untuk bahan analisis atau pengambilan keputusan ekonomi perusahaan.

Konsep Dasar Akuntansi Perpajakan

Tujuan Kebijakan Perpajakan:

  1. Aspek Alokasi: Tax policy diarahkan pada sikap netral (tidak/cenderung pengaruhi alokasi & diserahkan pada mekanisme pasar).
  2. Aspek Distribusi: Diarahkan untuk pengaruhi penyebaran pemilikan atau penguasaan faktor- faktor produksi dan pemerataan hasil pembangunan.
  3. Aspek Stabilisasi: Dilakukan melalui politik perpajakan, dimana pemerintah melakukan stabilitas ekonomi dengan tingkat pendayagunaan tertentu, SDM, stabilitas harga dan tingkat inflasi.

Keterkaitan Akuntansi Komersial Dengan Akuntansi Pajak

Akuntansi ialah suatu ilmu yang luas maknanya, secara khusus akuntansi komersial yang menjadi panutan akuntansi lainnya termasuk akuntansi pajak.

Perpajakan dan akuntansi komersial mempunyai hubungan yang bersifat simbiosis mutualisme.

Penerapannya yang artinya satu sama lainnya memiliki hubungan yang saling mendorong dan betul-betul erat kaitannya sesuai dengan tata tertib yang berlaku.

Akuntansi komersial yakni alat pembuktian seandainya administrasi perpajakan melaksanakan pemeriksaan pajak (tax audit )untuk menguji kepatuhan pemenuhan keharusan perpajakan.

Penghasilan yang dihitung menurut pembukuan wajib pajak yang didasarkan pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK ). Itu dapat berbeda dengan Penghasilan Kena Pajak (PKP) yang dihitung berdasarkan ketentuan pajak.

Perbedaan hal yang demikian dapat dikelompokkan menjadi perbedaan konsisten (permanent differences) dan perbedaan waktu (timing differences).

Dengan demikian, seandainya terjadi perbedaan antara ketetapan akuntansi dengan ketetapan pajak. Untuk kebutuhan pelaporan dan pembayaran pajak karenanya Undang-Undang Perpajakan memiliki prioritas untuk dipatuhi sehingga tidak menimbulkan kerugian material bagi wajib pajak yang bersangkutan.

Mekanisme

Mekanisme penyesuaian akuntansi komersial ke akuntansi pajak biasa disebut rekonsiliasi fiskal.

Hubungan Akuntansi Komersial Dengan Akuntansi Pajak:

  • Komersial: Menyediakan laporan & info keuangan serta informasi lain kepada pihak pengambil keputusan.
  • Pajak: Menyajikan laporan ekuangan & informasi lain (tax compliance) kepada administrasi pajak.

Konsep dasar akuntansi berlaku biasa, Laporan Keuangan Fiskal dan Komersial meliputi:

  • Accrual Basis: pengakuan transaksi dikala terjadi, dilaporkan pada periode tsb.
  • Going Concern : mengasumsikan kesibukan perusahaan akan tetap berlangsung terus.

Sebagian orang bertanya-tanya, sebaiknya semestinya menerapkan akuntansi yang mana? Akuntansi komersial atau akuntansi pajak/fiskal?

Sebelum membahas lebih jauh, mungkin ada bagusnya kita kenal terpenting dulu karakteristik masing-masing.

Akuntansi komersial atau disebut juga akuntansi keuangan yaitu kegiatan jasa yang menyediakan info keuangan untuk pengambilan keputusan.

berita ini diperoleh via suatu proses akuntansi, berita hal yang demikian diperlukan oleh tiap-tiap entitas usaha untuk mengenal posisi dan hasil usahanya.

Sehingga tujuan utamanya antara lain untuk menyediakan laporan keuangan terhadap manajemen dan pihak-pihak pemangku kepentingan.

Sedangkan Akuntansi fiskal atau biasa disebut akuntansi pajak adalah komponen dari akuntansi keuangan yang menekankan pada pembentukan laporan perpajakan (Surat Pemberitahuan (SPT)).

Dan pertimbangan konsekuensi perpajakan kepada transaksi atau kegiatan perusahaan.

Atau dengan kata lain akuntansi pajak bertujuan menyediakan info keuangan perusahaan yang dialamatkan secara khusus terhadap otoritas pajak.

Sebagai salah satu pemenuhan kepatuhan pajak (tax compliance).

Akuntansi komersial, dalam pembentukan dan penyajiannya, berpedoman kepada standar yang berlaku umum, ialah PSAK/IFRS.

Sedangkan akuntansi pajak berhaluan kepada peraturan perundang-undangan.

Metode Mengisi SPT Pajak Tahunan PPH Perorangan

Berikut ini kami akan menjelaskan metode mengisi SPT pajak tahunan PPH Untuk perorangan:

1. Buat laporan keuangan

Prosedur mengisi SPT pajak yang pertama, buatlah laporan keuangan mengenai usaha yang Anda miliki atau rekapitulasi untuk sirkulasi usaha bruto dalam jangka waktu satu tahun.

Kemudian isi SPT pajak tahunan PPh perorangan yang diawali dari halaman paling akhir.

Halaman ini berisi daftar jumlah dari sirkulasi bruto pada pembayaran Pajak Penghasilan final.

2. Mengisi formulir untuk data harta dan hutang

Cara mengisi SPT pajak berikutnya, Anda silakan mengisi formulir SPT tahunan Pajak penghasilan.

Bukalah data harta Anda yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Akan ada kolom hutang atau keharusan pada bagian bawah kolom harta.

Isilah kolom keharusan tersebut dengan membuka data hutang milik Anda.

3. Mengisi komponen C

Metode mengisi SPT pajak selanjutnya yaitu untuk bagian C. Isilah komponen hal yang demikian berupa daftar tanggungan milik Anda.

Langkah selanjutnya, Anda seharusnya mengisi formulir SPT pajak tahunan PPh perorangan lampiran 1770-III.

Disini Anda akan dipinta untuk mengisi data pendapatan final Anda, mencakup hadiah, bunga deposito, penjualan bangunan dan tanah, ataupun penghasilan final yang lain.

4. Mengisi komponen B

Di bagian B, isilah komponen yang sesuai dengan pendapatan yang tidak termasuk dalam kelompok objek pajak.

Kemudian metode mengisi SPT pajak pada lampiran 1770-II, Anda bisa mengisi kolom yang sudah disediakan cuma jikalau Anda memiliki bukti potong pihak lain.

Jikalau ini bertujuan untuk melaporkan pemungutan yang dilaksanakan pihak lain.

Lalu, lanjutkan ke komponen lampiran 1770-I, adalah khusus untuk harus pajak dengan pembukuan.

Langkah terakhir dalam metode mengisi SPT pajak, silakan mengisi formulir induk pada SPT1770.

Untuk menghindari kekeliruan dikala mengisi SPT pajak tahunan PPh perorangan seperti yang telah dibuktikan dalam cara mengisi SPT pajak diatas. Alangkah baiknya bila Anda juga tetap menjalankan konsultasi dengan petugas di KKP atau Kantor Pelayanan Pajak supaya mengisi SPT dengan lebih teliti.

Jasa Konsultan Pajak & Akuntansi Biaya Terjangkau

Bila Anda mencari konsultan pajak atau konsultan akuntansi karenanya kamilah ahlinya.

Kami PT. GLOBAL SAKTI PRIMA (Kantor Jasa Akuntansi) yakni pelayanan jasa bergerak di bidang jasa Akunting. Dan perhitungan perpajakan (masa bulanan / tahunan) guna membantu anda yang sibuk dengan kegiatan memajukan perusahaan sehingga tidak ada waktu untuk menuntaskan hal-hal yang berhubungan dengan keuangan.

Sebab mendapatkan staff keuangan yang kompeten dan setia di bidangnya. Tidak mau repot dengan biaya gaji dan menyediakan daerah ruangan kantor & perlengkapannya yang butuh biaya besar.

Karenanya untuk mengatasi persoalan itu, perusahaan memerlukan seorang professional dari eksternal dengan biaya yang dapat disesuaikan dengan kemampuan perusahaan anda.

Profesional, jujur, jitu, dan terpercaya merupakan motivasi yang melandasi PT. Global Sakti Prima dalam melayani klien-klien dari bermacam bidang usaha/ bisnis dan tahapan mulai usaha kecil, menengah hingga atas.

Kualifikasi Internasional

Statement of Membership Obligations, di antaranya yang berkaitan dengan practical experience dan continuing professional education yang dikendalikan dalam International Education Standards.

Hadirnya Chartered Accountant (CA) Indonesia pantas dengan ketetapan IFAC.

Dengan terbentuknya ASEAN Economic Community (AEC), ASEAN akan menjadi wilayah ekonomi yang sangat kompetitif dan terintegrasi ke dalam ekonomi global, sekaligus tumbuh sebagai pasar.

Karena prinsip pasar bebas ini ialah free flow of services dan free flow of people, setelah Mutual Recognition Arrangement (MRA) di wilayah itu ditandatangani. Tidak pelak akan terjadi kompetisi ketat di bermacam sektor, termasuk jasa akuntansi.

CA akan menjadi motor profesionalisme akuntan yang bisa membawa Indonesia memimpin di era pasar tunggal hal yang demikian.

Sebagai senjata utama untuk menghadapi AEC 2015, maka CA atau akuntan profesional ini harus siap berkompetisi di kancah regional.

Jikalau diamati dari tujuannya, CA Indonesia dialamatkan untuk mensejajarkan diri dengan gelar profesi akuntan internasional.

Sebutan CA juga menjadi nilai tambah akuntan beregister, baik di taraf lokal maupun internasional.

Poin tambah tersebut adalah pengakuan sebagai akuntan profesional sesuai standar internasional dari IFAC.

Tak hanya itu, para pemegang CA juga akan selalu dijaga kompetensinya. Harus dikasih tanggung jawab untuk mengambil keputusan signifikan dalam bidang-bidang berkaitan dengan pelaporan keuangan untuk kepentingan publik, dan diakui oleh organisasi profesi negara lain.

Chartered Accountant (CA)

Sebutan Chartered Accountant (CA) cuma diberikan kpd orang-orang terpilih yang memiliki kualifikasi tertentu.

Mereka mengerjakan tanggung jawab pekerjaan, selalu merujuk pada kepentingan publik, berintegritas, serta objektif.

Mereka juga memiliki kompetensi dan kehati-hatian profesional, teguh menjaga rahasia, bertindak profesional dan melakukan jasa profesionalnya dengan standar teknis yang relevan.

Layanan Jasa PT. GLOBAL SAKTI PRIMA

Berikut ialah layanan jasa dari PT. GLOBAL SAKTI PRIMA:

1. JASA KONSULTASI PAJAK

Kalau klien membutuhkan kabar dan advice atas hukum pajak beserta penggunaannya di dalam praktek bisnis maka PT. GLOBAL SAKTI PRIMA siap memberikan jasa konsultasi pajak baik secara lisan ataupun secara tertulis.

2. JASA LAPORAN PAJAK | Tax Compliance

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA memberikan layanan perpajakan berupa perhitungan pajak, pelaporan pajak dan administrasi laporan pajak sehingga Klien Kami bisa melakukan keharusan perpajakannya dengan baik.

Layanan pelaporan pajak diantaranya laporan SPT Masa PPh, SPT Masa PPN dan SPT Tahunan PPh Badan maupun SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

3. JASA PENDAMPINGAN PEMERIKSAAN PAJAK | VERIFIKASI

Kami mendampingi klien dalam menghadapi pemeriksa pajak, menjawab semua pertanyaan dari pemeriksa pajak dan kami membantu klien dalam mencocokan pembetulan yang dilaksanakan pemeriksa pajak.

4. JASA SPT TAHUNAN

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA membantu anda sebagai klien kami dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan dan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

5. JASA RESTITUSI PAJAK

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA siap membantu Wajib Pajak dalam rangka permohonan restitusi atas lebih bayar pajak seperti dengan regulasi perpajakan yang berlaku.

6. KEBERATAN DAN BANDING

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA membantu wajib Pajak dalam mengajukan permohonan keberatan dan banding atas putusan fisus dan mendampingi klien kami selama pengerjaan keberatan dan banding.

7. REVIEW PAJAK | Tax Review

Kami menjalankan tax review atas semua praktek akuntansi dan pelaporan pajak yang sudah dikerjakan perusahaan dengan tujuan untuk memberikan ilustrasi atas tingkat kepatuhan klien pada regulasi pajak yang berlaku. Dan juga memberikan estimasi atas tingkat resiko pajak secara ideal.

Tax review yang KAMI lakukan meliputi tiap-tiap transaksi yang berpengaruh pada Pajak Penghasilan Perusahaan, Pajak Penghasilan Karyawan, Pajak Penghasilan yang bersifat final, Widholding Tax dan Pajak Pertambahan nilai.

Nah terima kasih telah membaca pajak konsultan individual ini.

Lihat Juga: Video KJA Global Sakti Prima (Melayani dengan Trust andd Commitment)

Untuk itu, Saran kami Gunakan Company directory dibawah ini untuk menghubungi Jasa Konsultan Pajak baik untuk konsultasi maupun berminat menerapkan jasa KAMI.

Dan KAMI akan segera merespons pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan.

Contact

Bila berminat dengan jasa kami, segera hubungi kami.

KJA PT. GLOBAL SAKTI PRIMA
Jl. Kertamukti No. 10
(Depan RSU Hermina)
Ciputat, Tangerang Selatan

Telepon Kantor / Fax : 021-2759 8408
Email : gspkja@gmail.com  farid_wajdi@yahoo.co.id
Facebook: Jasa Pembuatan Laporan Keuangan dan Pajak
Instagram: PT. Global Sakti Prima
Telf/SMS : 0822-1371-6188
Telf/WA  : 0812-1970-077

Semoga artikel pajak konsultan individual ini dapat bermanfaat.

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.