bab 7 akuntansi transaksi investasi mudharabah – Pada materi sekarang ini kita akan menjelaskan mengenai pajak dan akuntansi.

Pajak yaitu pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara dan akan diaplikasikan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum.

Rakyat yang membayar pajak tak akan menikmati manfaat dari pajak secara langsung, sebab pajak dipakai untuk kepentingan seluruh masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi.

Pajak ialah salah satu sumber dana pemerintah untuk menjalankan pembangunan, baik pemerintah sentra ataupun pemerintah daerah.

Pemungutan pajak dapat dipaksakan sebab dijalankan berdasarkan undang-undang.

Pajak pada dasarnya bersifat memaksa Untuk Setiap Warga Negara Seandainya seseorang sudah memenuhi prasyarat subjektif dan syarat objektif, karenanya semestinya untuk membayar pajak.

Dalam undang-undang pajak sudah ditunjukkan, kalau seseorang dengan sengaja tak membayar pajak yang wajib dibayarkan. Karenanya ada ancaman sanksi administratif maupun hukuman secara pidana.

Kemudian Akuntansi yaitu penilaian, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan menolong manajer, pemodal, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membikin jatah sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan institusi pemerintah.

bab 7 akuntansi transaksi investasi mudharabah

bab 7 akuntansi transaksi investasi mudharabah

Sebelum kita menjelaskan bab 7 akuntansi transaksi investasi mudharabah. Ada baiknya kita ketahui dulu seluk beluk pajak dan akuntansi.

Dalam perbedaannya, Pajak berbeda dengan retribusi. Contoh retribusi: saat mendapat manfaat parkir, maka sepatutnya membayar sejumlah uang, yaitu retribusi parkir, tapi pajak tidak seperti itu.

Pajak

Pajak ialah salah satu sarana pemerataan pendapatan warga negara.

Jadi ketika membayar pajak dalam jumlah tertentu, Anda tidak seketika mendapatkan manfaat pajak yang dibayar

Pajak yang akan Anda temukan berupa koreksi jalan raya di tempat Anda, fasilitas kesehatan free bagi keluarga, beasiswa pendidikan bagi anak Anda, dan lain-lainnya.

Menurut Undang-undang, pajak dikendalikan dalam undang-undang negara.

Ada sebagian undang-undang yang membatasi tentang mekanisme perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak.

Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak, sesuai dengan fungsinya berkewajiban mengerjakan pembinaan/penyuluhan, pelayanan, dan pengawasan.

Dalam mengerjakan fungsinya hal yang demikian, Direktorat Jenderal Pajak berusaha sebaik mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti visi dan misi Direktorat Jenderal Pajak.

Macam-Macam Pajak

Penggolongan pajak berdasarkan institusi pemungutannya di Indonesia bisa dibedakan menjadi 2 (dua) ialah Pajak Pusat dan Pajak Daerah.

1. Pajak Sentra

Pengertian Pajak Pusat merupakan pajak-pajak yang dikelola oleh Pemerintah Sentra yang dalam hal ini sebagian besar dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak – Kementerian keuangan.

2. Pajak Daerah

Sedangkan Pajak Tempat merupakan pajak-pajak yang dikelola oleh Pemerintah Daerah baik di tingkat Propinsi ataupun Kabupaten/Kota.

Segala pengadministrasian yang terkait dengan pajak pusat. Akan dijalankan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP). Juga Kantor Kawasan Direktorat Jenderal Pajak serta di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak.

Untuk pengadministrasian yang berhubungan dengan pajak derah, akan dijalankan di Kantor Dinas Pendapatan Daerah atau Kantor Pajak Daerah atau Kantor sejenisnya yang dibawahi oleh Pemerintah Daerah setempat.

Wajib Pajak

Siapa yang digolongkan sebagai wajib Pajak adalah orang pribadi atau badan. Mencakup pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak. Pengaplikasian memiliki hak dan keharusan perpajakan cocok dengan ketetapan tata tertib perundang-undangan perpajakan.

Manfaat Pajak

Sebagaimana halnya perekonomian dalam suatu rumah tangga atau keluarga, perekonomian negara juga mengenal sumber-sumber penerimaan dan pos-pos pengeluaran.

Pajak ialah sumber utama penerimaan negara.

Tanpa pajak, sebagian besar kesibukan negara sulit untuk bisa dikerjakan.

Setiap uang pajak meliputi mulai dari belanja pegawai hingga dengan pembiayaan berbagai proyek pembangunan.

Pembangunan sarana umum seperti jalan-jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit/puskesmas, kantor polisi dibiayai dengan menggunakan uang yang berasal dari pajak.

Uang pajak juga diterapkan untuk pembiayaan dalam rangka memberikan rasa aman bagi segala lapisan masyarakat.

Tiap-tiap warga negara mulai dikala dilahirkan hingga dengan meninggal dunia, menikmati fasilitas atau pelayanan dari pemerintah yang semuanya dibiayai dengan uang yang berasal dari pajak.

Pajak juga digunakan untuk mensubsidi barang-barang yang sangat diperlukan masyarakat dan juga membayar utang negara ke luar negeri.

Pajak juga diterapkan untuk menolong UMKM baik dalam hal pembinaan dan modal.

Dengan demikian terang bahwa peranan penerimaan pajak bagi suatu negara menjadi sungguh-sungguh dominan dalam menyokong jalannya roda pemerintahan dan pembiayaan pembangunan.

Disamping fungsi budgeter (fungsi penerimaan) di atas. Pajak juga mengerjakan fungsi redistribusi pendapatan dari masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi yang lebih tinggi terhadap masyarakat yang rendah.

Oleh sebab itu tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam menjalankan kewajiban perpajakannya secara bagus dan benar adalah persyaratan mutlak untuk tercapainya fungsi redistribusi pendapatan.

Sehingga pada hasilnya kesenjangan ekonomi dan sosial yang ada dalam masyarakat bisa dikurangi secara optimal.

Pengertian Akuntansi

Prinsip inti akuntansi keuangan modern ada pada cara pembukuan berpasangan.

Sistem ini meliputi pembuatan paling tidak dua masukan untuk tiap-tiap transaksi: satu debit pada suatu akun, dan satu kredit terkait pada akun lain.

Jumlah keseluruhan debit sepatutnya selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit.

Sistem ini akan memudahkan pemeriksaan sekiranya terjadi kekeliruan.

Sistem ini dikenal pertama kali diterapkan pada abad pertengahan di Eropa, meskipun ada pula yang beranggapan bahwa cara ini sudah dipakai semenjak zaman Yunani kuno.

Kritik mengatakan bahwa standar praktik akuntansi tak banyak berubah sejak dahulu.

Reformasi akuntansi dalam berbagai wujud senantiasa terjadi pada tiap-tiap generasi untuk mempertahankan relevansi pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi.

Yakni demikian, hal ini tidak merubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diharapkan tidak bergantung pada akibat ekonomi seperti itu.

Pengetahuan Akuntansi Bagi Pengusaha Adalah

Tak hanya memandang produk, marketing, customer service dan bermacam hal lainnya, ada satu hal yang penting yang tidak boleh dianggap remeh oleh pengusaha yakni permasalahan keuangan.

Kekerabatan keuangan yaitu hal yang amat peka, sebuah spot kritis yang tidak boleh dikesampingkan.

Salah mengelola keuangan, pembukuan yang berantakan akan terjadi.

Kurangnya kontrol atau pengetahuan kepada akuntansi yang kurang akan mengakibatkan tersendatnya jalan usaha, malahan tidak menutup kemungkinan mengakibatkan kebangkrutan.

Baca Juga: Konsultan P4jak

Persamaan Akuntansi dan Pajak

Akuntansi komersial atau disebut juga akuntansi keuangan adalah kesibukan jasa yang menyediakan kabar keuangan.

Laporan keuangan pajak awam disebut dengan laporan keuangan fiskal dan laporan keuangan fiskal umumnya dihasilkan di akhir tahun.

Hal Yang Demikian ini dilakukan untuk mengetahui berapa jumlah pajak yang semestinya dibayar dan supaya laporan keuangan sesua dengan permintaan fiskus.

Akuntansi komersial yaitu pengerjaan pembentukan laporan keuangan sesuai dengan PSAK. Mempermudah pembukuan diperlukan untuk menghitung pajak terhutang dan verifikasi, serta pemeriksaan dan investigasi terhadap kebenaran penghitungan jumlah utang pajak tersebut.

Akuntansi pajak adalah progres penyusunan laporan keuangan sesuai dengan peraturan perpajakan.

Manfaat pembukuan untuk perpajakan:

  • Mempermudah wajib pajak (WP) mengisi SPT.
  • Mempermudah perhitungan pengahsilan kena pajak.
  • Penyajian informasi tentang posisi financial dan hasil usaha untuk bahan analisis atau pengambilan keputusan ekonomi perusahaan.

Konsep Dasar Akuntansi Perpajakan

Tujuan Kebijakan Perpajakan:

  1. Aspek Alokasi: Tax policy diarahkan pada sikap netral (tidak/cenderung pengaruhi alokasi & diserahkan pada mekanisme pasar).
  2. Aspek Distribusi: Diarahkan untuk pengaruhi penyebaran pemilikan atau penguasaan faktor- faktor produksi dan pemerataan hasil pembangunan.
  3. Aspek Stabilisasi: Dilakukan melalui politik perpajakan, dimana pemerintah melakukan stabilitas ekonomi dengan tingkat pendayagunaan tertentu, SDM, stabilitas harga dan tingkat inflasi.

Persamaan Akuntansi Komersial Dengan Akuntansi Pajak

Akuntansi merupakan suatu ilmu yang luas maknanya, terpenting akuntansi komersial yang menjadi panutan akuntansi lainnya termasuk akuntansi pajak.

Perpajakan dan akuntansi komersial mempunyai hubungan yang bersifat simbiosis mutualisme.

Pemakaiannya yang artinya satu sama lainnya memiliki relasi yang saling mensupport dan benar-benar erat kaitannya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Akuntansi komersial adalah alat pembuktian kalau administrasi perpajakan mengerjakan pemeriksaan pajak (tax audit )untuk menguji kepatuhan pemenuhan keharusan perpajakan.

Penghasilan yang dihitung berdasarkan pembukuan seharusnya pajak yang didasarkan pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK ). Itu dapat berbeda dengan Penghasilan Kena Pajak (PKP) yang dihitung menurut ketetapan pajak.

Perbedaan hal yang demikian dapat digolongankan menjadi perbedaan konsisten (permanent differences) dan perbedaan waktu (timing differences).

Dengan demikian, apabila terjadi perbedaan antara ketetapan akuntansi dengan ketetapan pajak. Untuk keperluan pelaporan dan pembayaran pajak maka Undang-Undang Perpajakan memiliki prioritas untuk dipatuhi sehingga tidak menimbulkan kerugian material bagi wajib pajak yang bersangkutan.

Mekanisme

Mekanisme penyesuaian akuntansi komersial ke akuntansi pajak biasa disebut rekonsiliasi fiskal.

Persamaan Akuntansi Komersial Dengan Akuntansi Pajak:

  • Komersial: Menyediakan laporan & kabar keuangan serta kabar lain kepada pihak pengambil keputusan.
  • Pajak: Menyajikan laporan ekuangan & informasi lain (tax compliance) kepada administrasi pajak.

Konsep dasar akuntansi berlaku biasa, Laporan Keuangan Fiskal dan Komersial meliputi:

  • Accrual Basis: pengakuan transaksi saat terjadi, dilaporkan pada jangka waktu tsb.
  • Going Concern : mengasumsikan aktivitas perusahaan akan konsisten berlangsung terus.

Sebagian orang bertanya-tanya, sebaiknya sepatutnya menggunakan akuntansi yang mana? Akuntansi komersial atau akuntansi pajak/fiskal?

Sebelum membahas lebih jauh, mungkin ada pantasnya kita kenal terpenting dulu karakteristik masing-masing.

Akuntansi komersial atau disebut juga akuntansi keuangan merupakan kegiatan jasa yang menyediakan berita keuangan untuk pengambilan keputusan.

kabar ini diperoleh melewati suatu proses akuntansi, info hal yang demikian diperlukan oleh tiap-tiap entitas usaha untuk mengenal posisi dan hasil usahanya.

Sehingga tujuan utamanya antara lain untuk menyediakan laporan keuangan terhadap manajemen dan pihak-pihak pemangku kepentingan.

Lalu Akuntansi fiskal atau biasa disebut akuntansi pajak adalah bagian dari akuntansi keuangan yang menekankan pada pembentukan laporan perpajakan (Surat Pemberitahuan (SPT)).

Dan pertimbangan konsekuensi perpajakan kepada transaksi atau kesibukan perusahaan.

Atau dengan kata lain akuntansi pajak bertujuan menyediakan informasi keuangan perusahaan yang dimaksudkan secara khusus terhadap otoritas pajak.

Sebagai salah satu pemenuhan kepatuhan pajak (tax compliance).

Akuntansi komersial, dalam penyusunan dan penyajiannya, berpedoman kepada standar yang berlaku umum, yaitu PSAK/IFRS.

Sedangkan akuntansi pajak berpedoman kepada tata tertib perundang-undangan.

Metode Mengisi SPT Pajak Tahunan PPH Perorangan

Berikut ini kami akan menjelaskan cara mengisi SPT pajak tahunan PPH Untuk perorangan:

1. Buat laporan keuangan

Prosedur mengisi SPT pajak yang pertama, buatlah laporan keuangan mengenai usaha yang Anda miliki atau rekapitulasi untuk peredaran usaha bruto dalam jangka waktu satu tahun.

Kemudian isi SPT pajak tahunan PPh perorangan yang diawali dari halaman paling akhir.

Halaman ini berisi daftar jumlah dari sirkulasi bruto pada pembayaran Pajak Penghasilan final.

2. Mengisi formulir untuk data harta dan hutang

Metode mengisi SPT pajak berikutnya, Anda silakan mengisi formulir SPT tahunan Pajak penghasilan.

Bukalah data harta Anda yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Akan ada kolom hutang atau kewajiban pada komponen bawah kolom harta.

Isilah kolom kewajiban tersebut dengan membuka data hutang milik Anda.

3. Mengisi komponen C

Metode mengisi SPT pajak berikutnya yaitu untuk komponen C. Isilah komponen tersebut berupa daftar tanggungan milik Anda.

Langkah berikutnya, Anda sepatutnya mengisi formulir SPT pajak tahunan PPh perorangan lampiran 1770-III.

Disini Anda akan diminta untuk mengisi data pendapatan final Anda, mencakup hadiah, bunga deposito, penjualan bangunan dan tanah, maupun penghasilan final yang lain.

4. Mengisi bagian B

Di bagian B, isilah komponen yang cocok dengan pendapatan yang tak termasuk dalam klasifikasi obyek pajak.

Kemudian cara mengisi SPT pajak pada lampiran 1770-II, Anda bisa mengisi kolom yang telah disediakan cuma bila Anda memiliki bukti potong pihak lain.

Jika ini bertujuan untuk melaporkan pemungutan yang dilakukan pihak lain.

Lalu, lanjutkan ke bagian lampiran 1770-I, merupakan khusus untuk seharusnya pajak dengan pembukuan.

Langkah terakhir dalam sistem mengisi SPT pajak, silakan mengisi formulir induk pada SPT1770.

Untuk menghindari kekeliruan saat mengisi SPT pajak tahunan PPh perorangan seperti yang sudah dijelaskan dalam metode mengisi SPT pajak diatas. Alangkah bagusnya jikalau Anda juga konsisten melakukan konsultasi dengan petugas di KKP atau Kantor Pelayanan Pajak agar mengisi SPT dengan lebih teliti.

Konsultan Pajak dan Akuntansi Biaya Murah

Apabila Anda mencari konsultan pajak atau konsultan akuntansi maka kamilah ahlinya.

Kami PT. GLOBAL SAKTI PRIMA (Kantor Jasa Akuntansi) yaitu pelayanan jasa bergerak di bidang jasa Akunting. Dan perhitungan perpajakan (masa bulanan / tahunan) guna menolong anda yang sibuk dengan kegiatan memajukan perusahaan sehingga tidak ada waktu untuk menuntaskan hal-hal yang berkaitan dengan keuangan.

Karena mendapatkan staff keuangan yang kompeten dan setia di bidangnya. Tak berharap repot dengan biaya gaji dan menyediakan tempat ruangan kantor & perlengkapannya yang butuh biaya besar.

Maka untuk mengatasi keadaan sulit itu, perusahaan membutuhkan seorang professional dari eksternal dengan tarif yang bisa disesuaikan dengan kecakapan perusahaan anda.

Profesional, jujur, cermat, dan terpercaya adalah semangat yang melandasi PT. Global Sakti Prima dalam melayani klien-klien dari bermacam-macam bidang usaha/ bisnis dan tahapan mulai usaha kecil, menengah sampai atas.

Kualifikasi Internasional

Statement of Membership Obligations, di antaranya yang berhubungan dengan practical experience dan continuing professional education yang dikuasai dalam International Education Standards.

Hadirnya Chartered Accountant (CA) Indonesia pantas dengan ketetapan IFAC.

Dengan terbentuknya ASEAN Economic Community (AEC), ASEAN akan menjadi wilayah ekonomi yang sangat kompetitif dan terintegrasi ke dalam ekonomi global, sekalian tumbuh sebagai pasar.

Karena prinsip pasar bebas ini ialah free flow of services dan free flow of people, setelah Mutual Recognition Arrangement (MRA) di kawasan itu ditandatangani. Tak pelak akan terjadi kompetisi ketat di berjenis-jenis sektor, termasuk jasa akuntansi.

CA akan menjadi motor profesionalisme akuntan yang bisa membawa Indonesia memimpin di era pasar tunggal hal yang demikian.

Sebagai senjata utama untuk menghadapi AEC 2015, karenanya CA atau akuntan profesional ini semestinya siap bersaing di arena regional.

Apabila dipandang dari tujuannya, CA Indonesia dimaksudkan untuk mensejajarkan diri dengan gelar pekerjaan akuntan internasional.

Sebutan CA juga menjadi skor tambah akuntan beregister, baik di taraf lokal maupun internasional.

Nilai tambah hal yang demikian yakni pengakuan sebagai akuntan profesional sesuai standar internasional dari IFAC.

Tak hanya itu, para pemegang CA juga akan senantiasa dijaga kompetensinya. Harus diberi tanggung jawab untuk mengambil keputusan signifikan dalam bidang-bidang berkaitan dengan pelaporan keuangan untuk kepentingan publik, dan diakui oleh organisasi profesi negara lain.

Chartered Accountant (CA)

Sebutan Chartered Accountant (CA) hanya dikasih kpd orang-orang terpilih yang mempunyai kualifikasi tertentu.

Mereka melakukan tanggung jawab profesi, selalu merujuk pada kepentingan publik, berintegritas, serta objektif.

Mereka juga memiliki kompetensi dan kehati-hatian profesional, teguh menjaga rahasia, berperilaku profesional dan melakukan jasa profesionalnya dengan standar teknis yang relevan.

Layanan Jasa PT. GLOBAL SAKTI PRIMA

Berikut yaitu layanan jasa dari PT. GLOBAL SAKTI PRIMA:

1. JASA KONSULTASI PAJAK

Sekiranya klien membutuhkan kabar dan advice atas aturan pajak beserta penggunaannya di dalam praktek bisnis karenanya Kami siap memberikan jasa konsultasi pajak baik secara verbal ataupun secara tertulis.

2. JASA LAPORAN PAJAK | Tax Compliance

Kami memberikan layanan perpajakan berupa perhitungan pajak, pelaporan pajak dan administrasi laporan pajak sehingga Klien Kami dapat melakukan kewajiban perpajakannya dengan baik.

Layanan pelaporan pajak diantaranya laporan SPT Masa PPh, SPT Masa PPN dan SPT Tahunan PPh Badan maupun SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

3. JASA PENDAMPINGAN PEMERIKSAAN PAJAK | VERIFIKASI

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA memandu klien dalam menghadapi pemeriksa pajak, menjawab segala pertanyaan dari pemeriksa pajak dan kami membantu klien dalam mencocokan pembenaran yang dikerjakan pemeriksa pajak.

4. JASA SPT TAHUNAN

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA membantu anda sebagai klien kami dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan dan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

5. JASA RESTITUSI PAJAK

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA siap menolong Wajib Pajak dalam rangka permohonan restitusi atas lebih bayar pajak sesuai dengan regulasi perpajakan yang berlaku.

6. KEBERATAN DAN BANDING

Kami membantu wajib Pajak dalam mengajukan permohonan keberatan dan banding atas putusan fisus dan mendampingi klien kami selama pelaksanaan keberatan dan banding.

7. REVIEW PAJAK | Tax Review

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA mengerjakan tax review atas segala praktek akuntansi dan pelaporan pajak yang sudah dilakukan perusahaan dengan tujuan untuk memberikan ilustrasi atas tingkat kepatuhan klien pada aturan pajak yang berlaku. Dan juga memberikan estimasi atas tingkat resiko pajak secara pas.

Tax review yang KAMI lakukan meliputi tiap-tiap transaksi yang berdampak pada Pajak Penghasilan Perusahaan, Pajak Penghasilan Karyawan, Pajak Penghasilan yang bersifat final, Widholding Tax dan Pajak Pertambahan nilai.

Nah terima kasih telah membaca bab 7 akuntansi transaksi investasi mudharabah ini.

Lihat Juga: Video KJA Global Sakti Prima (Melayani dengan Trust andd Commitment)

Untuk itu, Saran kami Pakai Company directory dibawah ini untuk menghubungi Jasa Konsultan Pajak baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan jasa KAMI.

Dan KAMI akan seketika merespons pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan.

Alamat & Kontak

Jikalau berminat dengan jasa kami, segera hubungi kami.

KJA PT. GLOBAL SAKTI PRIMA
Jl. Kertamukti No. 10
(Depan RSU Hermina)
Ciputat, Tangerang Selatan

Telepon Kantor / Fax : 021-2759 8408
Email : gspkja@gmail.com  farid_wajdi@yahoo.co.id
Facebook: Jasa Pembuatan Laporan Keuangan dan Pajak
Instagram: PT. Global Sakti Prima
Telf/SMS : 0822-1371-6188
Telf/WA  : 0812-1970-077

Semoga artikel bab 7 akuntansi transaksi investasi mudharabah ini dapat bermanfaat.

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.