akuntansi rumah sakit – Apa yang kalian ketahui mengenai pajak dan akuntansi? Bisakah Anda membedakan diantara keduanya? Berikut akan kjagsp.com jelaskan lebih mendetail.

Pajak adalah pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara dan akan dipakai untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat biasa.

Rakyat yang membayar pajak tidak akan menikmati manfaat dari pajak secara langsung, sebab pajak dipakai untuk kepentingan menyeluruh, bukan untuk kepentingan pribadi.

Pajak adalah salah satu sumber dana pemerintah untuk melakukan pembangunan, baik pemerintah sentra ataupun pemerintah daerah.

Pemungutan pajak dapat dipaksakan sebab dilaksanakan berdasarkan undang-undang.

Pajak pada dasarnya bersifat memaksa Untuk Setiap Warga Negara Jika seseorang sudah memenuhi persyaratan subjektif dan prasyarat objektif, maka wajib untuk membayar pajak.

Dalam undang-undang pajak telah diterangkan, apabila seseorang dengan sengaja tak membayar pajak yang harus dibayarkan. Karenanya ada ancaman hukuman administratif maupun hukuman secara pidana.

Kemudian Akuntansi ialah penilaian, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, pemodal, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membikin alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan institusi pemerintah.

akuntansi rumah sakit

akuntansi rumah sakit

Sebelum kita menjelaskan akuntansi rumah sakit. Ada baiknya kita ketahui dulu seluk beluk pajak dan akuntansi.

Dalam perbedaannya, Pajak berbeda dengan retribusi. Permisalan retribusi: ketika memperoleh manfaat parkir, maka harus membayar sejumlah uang, yaitu retribusi parkir, tetapi pajak tidak seperti itu.

Pajak

Pajak ialah salah satu sarana pemerataan pendapatan warga negara.

Jadi ketika membayar pajak dalam jumlah tertentu, Anda tak seketika menerima manfaat pajak yang dibayar

Pajak yang akan Anda peroleh berupa koreksi jalan raya di tempat Anda, fasilitas kesehatan free bagi keluarga, beasiswa pengajaran bagi anak Anda, dan lain-lainnya.

Menurut Undang-undang, pajak diatur dalam undang-undang negara.

Ada beberapa undang-undang yang mengatur tentang mekanisme perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak.

Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak, pantas dengan fungsinya berkewajiban mengerjakan pembinaan/penyuluhan, pelayanan, dan pengawasan.

Dalam melakukan fungsinya hal yang demikian, Direktorat Jenderal Pajak berupaya sebaik mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti visi dan misi Direktorat Jenderal Pajak.

Jenis Pajak

Penggolongan pajak berdasarkan lembaga pemungutannya di Indonesia bisa dibedakan menjadi 2 (dua) ialah Pajak Sentra dan Pajak Daerah.

1. Pajak Sentra

Pengertian Pajak Sentra yaitu pajak-pajak yang dikelola oleh Pemerintah Sentra yang dalam hal ini beberapa besar dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak – Kementerian keuangan.

2. Pajak Daerah

Sedangkan Pajak Daerah merupakan pajak-pajak yang dikelola oleh Pemerintah Daerah seperti di tingkat Propinsi ataupun Kabupaten/Kota.

Semua pengadministrasian yang berhubungan dengan pajak pusat. Akan dikerjakan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP). Juga Kantor Kawasan Direktorat Jenderal Pajak serta di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak.

Untuk pengadministrasian yang berkaitan dengan pajak derah, akan dikerjakan di Kantor Dinas Pendapatan Daerah atau Kantor Pajak Daerah atau Kantor sejenisnya yang dibawahi oleh Pemerintah Daerah setempat.

Wajib Pajak

Yang masuk sebagai wajib Pajak merupakan orang pribadi atau badan. Mencakup pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak. Penerapan mempunyai hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketetapan aturan perundang-undangan perpajakan.

Manfaat Pajak

Sebagaimana halnya perekonomian dalam suatu rumah tangga atau keluarga, perekonomian negara juga mengetahui sumber-sumber penerimaan dan pos-pos pengeluaran.

Pajak yaitu sumber utama penerimaan negara.

Tanpa pajak, beberapa besar kegiatan negara susah untuk dapat dilaksanakan.

Tiap uang pajak meliputi mulai dari belanja pegawai hingga dengan pembiayaan bermacam-macam proyek pembangunan.

Pembangunan sarana umum seperti jalan-jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit/puskesmas, kantor polisi dibiayai dengan menerapkan uang yang berasal dari pajak.

Uang pajak juga diterapkan untuk pembiayaan dalam rangka memberikan rasa aman bagi semua lapisan masyarakat.

Tiap-tiap warga negara mulai ketika dilahirkan hingga dengan meninggal dunia, menikmati fasilitas atau pelayanan dari pemerintah yang semuanya dibiayai dengan uang yang berasal dari pajak.

Pajak juga diaplikasikan untuk mensubsidi barang-barang yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan juga membayar utang negara ke luar negeri.

Pajak juga dipakai untuk membantu UMKM baik dalam hal pembinaan dan modal.

Dengan demikian terang bahwa peranan penerimaan pajak bagi suatu negara menjadi amat dominan dalam menunjang jalannya roda pemerintahan dan pembiayaan pembangunan.

Disamping fungsi budgeter (fungsi penerimaan) di atas. Pajak juga mengerjakan fungsi redistribusi pendapatan dari masyarakat yang mempunyai kesanggupan ekonomi yang lebih tinggi kepada masyarakat yang rendah.

Oleh sebab itu tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya secara bagus dan benar yaitu prasyarat mutlak untuk tercapainya fungsi redistribusi pendapatan.

Sehingga pada alhasil kesenjangan ekonomi dan sosial yang ada dalam masyarakat dapat dikurangi secara maksimal.

Pengertian Akuntansi

Prinsip inti akuntansi keuangan modern ada pada metode pembukuan berpasangan.

Cara ini mencakup pembuatan paling tidak dua usul untuk tiap transaksi: satu debit pada suatu akun, dan satu kredit terkait pada akun lain.

Jumlah keseluruhan debit harus senantiasa sama dengan jumlah keseluruhan kredit.

Metode ini akan memudahkan pemeriksaan jika terjadi kesalahan.

Cara ini diketahui pertama kali dipakai pada abad pertengahan di Eropa, sedangkan ada pula yang beranggapan bahwa sistem ini sudah digunakan semenjak zaman Yunani kuno.

Kritik mengatakan bahwa standar praktik akuntansi tak banyak berubah semenjak dahulu.

Reformasi akuntansi dalam beraneka bentuk senantiasa terjadi pada tiap-tiap generasi untuk mempertahankan relevansi pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi.

Ialah demikian, hal ini tidak mengubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diharapkan tidak bertumpu pada imbas ekonomi seperti itu.

Pengetahuan Akuntansi Bagi Pengusaha Adalah

Selain memperhatikan produk, marketing, customer service dan berbagai hal lainnya, ada satu hal yang penting yang tak boleh dianggap remeh oleh pengusaha yaitu masalah keuangan.

Kekerabatan keuangan merupakan hal yang betul-betul sensitif, sebuah spot kritis yang tidak boleh dikesampingkan.

Salah mengelola keuangan, pembukuan yang awut-awutan akan terjadi.

Kurangnya kontrol atau pengetahuan terhadap akuntansi yang kurang akan mengakibatkan tersendatnya jalan usaha, pun tak menutup kemungkinan mengakibatkan kebangkrutan.

Baca Juga: Kantor J4sa Akuntansi

Hubungan Akuntansi dan Pajak

Akuntansi komersial atau disebut juga akuntansi keuangan adalah aktivitas jasa yang menyediakan info keuangan.

Laporan keuangan pajak umum disebut dengan laporan keuangan fiskal dan laporan keuangan fiskal biasanya dihasilkan di akhir tahun.

Hal Yang Demikian ini dijalankan untuk mengetahui berapa jumlah pajak yang harus dibayar dan agar laporan keuangan sesua dengan permintaan fiskus.

Akuntansi komersial yakni pelaksanaan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan PSAK. Memudahkan pembukuan dibutuhkan untuk menghitung pajak terhutang dan verifikasi, serta pemeriksaan dan investigasi kepada kebenaran penghitungan jumlah utang pajak tersebut.

Akuntansi pajak yakni progres penyusunan laporan keuangan sesuai dengan aturan perpajakan.

Keuntungan pembukuan untuk perpajakan:

  • Mempermudah wajib pajak (WP) mengisi SPT.
  • Mempermudah perhitungan pengahsilan kena pajak.
  • Penyajian informasi tentang posisi financial dan hasil usaha untuk bahan analisis atau pengambilan keputusan ekonomi perusahaan.

Konsep Dasar Akuntansi Perpajakan

Tujuan Kebijakan Perpajakan:

  1. Aspek Alokasi: Tax policy diarahkan pada sikap netral (tidak/cenderung pengaruhi alokasi & diserahkan pada mekanisme pasar).
  2. Aspek Distribusi: Diarahkan untuk pengaruhi penyebaran pemilikan atau penguasaan faktor- faktor produksi dan pemerataan hasil pembangunan.
  3. Aspek Stabilisasi: Dilakukan melalui politik perpajakan, dimana pemerintah melakukan stabilitas ekonomi dengan tingkat pendayagunaan tertentu, SDM, stabilitas harga dan tingkat inflasi.

Keterkaitan Akuntansi Komersial Dengan Akuntansi Pajak

Akuntansi yakni suatu ilmu yang luas maknanya, terutama akuntansi komersial yang menjadi panutan akuntansi lainnya termasuk akuntansi pajak.

Perpajakan dan akuntansi komersial memiliki hubungan yang bersifat simbiosis mutualisme.

Penggunaannya yang artinya satu sama lainnya mempunyai kekerabatan yang saling menunjang dan betul-betul erat kaitannya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Akuntansi komersial merupakan alat pembuktian bila administrasi perpajakan mengerjakan pemeriksaan pajak (tax audit )untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan.

Penghasilan yang dihitung menurut pembukuan wajib pajak yang didasarkan pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK ). Itu bisa berbeda dengan Penghasilan Kena Pajak (PKP) yang dihitung menurut ketetapan pajak.

Perbedaan hal yang demikian bisa dikategorikan menjadi perbedaan tetap (permanent differences) dan perbedaan waktu (timing differences).

Dengan demikian, jika terjadi perbedaan antara ketetapan akuntansi dengan ketetapan pajak. Untuk kebutuhan pelaporan dan pembayaran pajak karenanya Undang-Undang Perpajakan memiliki prioritas untuk dipatuhi sehingga tidak menimbulkan kerugian material bagi wajib pajak yang bersangkutan.

Mekanisme

Mekanisme penyesuaian akuntansi komersial ke akuntansi pajak umum disebut rekonsiliasi fiskal.

Keterikatan Akuntansi Komersial Dengan Akuntansi Pajak:

  • Komersial: Menyediakan laporan & info keuangan serta info lain terhadap pihak pengambil keputusan.
  • Pajak: Menyajikan laporan ekuangan & informasi lain (tax compliance) kepada administrasi pajak.

Konsep dasar akuntansi berlaku umum, Laporan Keuangan Fiskal dan Komersial mencakup:

  • Accrual Basis: pengakuan transaksi ketika terjadi, dilaporkan pada jangka waktu tsb.
  • Going Concern : mengasumsikan aktivitas perusahaan akan konsisten berlangsung terus.

beberapa orang bertanya-tanya, sebaiknya sepatutnya mengaplikasikan akuntansi yang mana? Akuntansi komersial atau akuntansi pajak/fiskal?

Sebelum membahas lebih jauh, mungkin ada baiknya kita ketahui khususnya dulu karakteristik masing-masing.

Akuntansi komersial atau disebut juga akuntansi keuangan yaitu aktivitas jasa yang menyediakan info keuangan untuk pengambilan keputusan.

informasi ini didapatkan via suatu cara kerja akuntansi, kabar tersebut dibutuhkan oleh setiap entitas usaha untuk mengetahui posisi dan hasil usahanya.

Sehingga tujuan utamanya antara lain untuk menyediakan laporan keuangan kepada manajemen dan pihak-pihak pemangku kepentingan.

Sedangkan Akuntansi fiskal atau biasa disebut akuntansi pajak yakni komponen dari akuntansi keuangan yang menekankan pada pembentukan laporan perpajakan (Surat Pemberitahuan (SPT)).

Dan pertimbangan konsekuensi perpajakan kepada transaksi atau kesibukan perusahaan.

Atau dengan kata lain akuntansi pajak bertujuan menyediakan berita keuangan perusahaan yang dialamatkan secara khusus kepada otoritas pajak.

Sebagai salah satu pemenuhan kepatuhan pajak (tax compliance).

Akuntansi komersial, dalam pembentukan dan penyajiannya, berhaluan terhadap standar yang berlaku umum, merupakan PSAK/IFRS.

Sedangkan akuntansi pajak berpedoman terhadap regulasi perundang-undangan.

Metode Mengisi SPT Pajak Tahunan PPH Perorangan

Berikut ini kami akan menerangkan metode mengisi SPT pajak tahunan PPH Untuk perorangan:

1. Buat laporan keuangan

Prosedur mengisi SPT pajak yang pertama, buatlah laporan keuangan mengenai usaha yang Anda miliki atau rekapitulasi untuk sirkulasi usaha bruto dalam rentang waktu satu tahun.

Kemudian isi SPT pajak tahunan PPh perorangan yang dimulai dari halaman paling akhir.

Halaman ini berisi daftar jumlah dari sirkulasi bruto pada pembayaran Pajak Penghasilan final.

2. Mengisi formulir untuk data harta dan hutang

Metode mengisi SPT pajak berikutnya, Anda silakan mengisi formulir SPT tahunan Pajak penghasilan.

Bukalah data harta Anda yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Akan ada kolom hutang atau keharusan pada komponen bawah kolom harta.

Isilah kolom keharusan tersebut dengan membuka data hutang milik Anda.

3. Mengisi bagian C

Sistem mengisi SPT pajak selanjutnya yakni untuk komponen C. Isilah bagian hal yang demikian berupa daftar tanggungan milik Anda.

Langkah selanjutnya, Anda wajib mengisi formulir SPT pajak tahunan PPh perorangan lampiran 1770-III.

Disini Anda akan dipinta untuk mengisi data pendapatan final Anda, mencakup hadiah, bunga deposito, penjualan bangunan dan tanah, ataupun penghasilan final yang lain.

4. Mengisi komponen B

Di komponen B, isilah bagian yang sesuai dengan pendapatan yang tidak termasuk dalam kategori obyek pajak.

Kemudian metode mengisi SPT pajak pada lampiran 1770-II, Anda bisa mengisi kolom yang sudah disediakan cuma jika Anda mempunyai bukti potong pihak lain.

Kalau ini bertujuan untuk melaporkan pemungutan yang dikerjakan pihak lain.

Lalu, lanjutkan ke komponen lampiran 1770-I, merupakan khusus untuk semestinya pajak dengan pembukuan.

Langkah terakhir dalam sistem mengisi SPT pajak, silakan mengisi formulir induk pada SPT1770.

Untuk menghindari kesalahan saat mengisi SPT pajak tahunan PPh perorangan seperti yang telah ditunjukkan dalam sistem mengisi SPT pajak diatas. Alangkah pantasnya jika Anda juga konsisten melakukan konsultasi dengan petugas di KKP atau Kantor Pelayanan Pajak agar mengisi SPT dengan lebih teliti.

Konsultan Pajak & Akuntansi Biaya Terjangkau

Sekiranya Anda mencari konsultan pajak atau konsultan akuntansi maka kamilah ahlinya.

Kami PT. GLOBAL SAKTI PRIMA (Kantor Jasa Akuntansi) merupakan pelayanan jasa bergerak di bidang jasa Akunting. Dan perhitungan perpajakan (masa bulanan / tahunan) guna menolong anda yang sibuk dengan aktivitas memajukan perusahaan sehingga tak ada waktu untuk memecahkan hal-hal yang berhubungan dengan keuangan.

Sebab menerima staff keuangan yang kompeten dan setia di bidangnya. Tidak berharap repot dengan biaya gaji dan menyediakan daerah ruangan kantor & perlengkapannya yang butuh biaya besar.

Maka untuk memecahkan problem itu, perusahaan memerlukan seorang professional dari eksternal dengan biaya yang dapat disesuaikan dengan kemampuan perusahaan anda.

Profesional, jujur, akurat, dan terpercaya merupakan semangat yang melandasi PT. Global Sakti Prima dalam melayani klien-klien dari beragam bidang usaha/ bisnis dan tahapan mulai usaha kecil, menengah hingga atas.

Kualifikasi Internasional

Statement of Membership Obligations, di antaranya yang berhubungan dengan practical experience dan continuing professional education yang dikendalikan dalam International Education Standards.

Hadirnya Chartered Accountant (CA) Indonesia sesuai dengan ketetapan IFAC.

Dengan terbentuknya ASEAN Economic Community (AEC), ASEAN akan menjadi kawasan ekonomi yang sangat kompetitif dan terintegrasi ke dalam ekonomi global, sekalian tumbuh sebagai pasar.

Sebab prinsip pasar bebas ini yaitu free flow of services dan free flow of people, setelah Mutual Recognition Arrangement (MRA) di kawasan itu ditandatangani. Tak pelak akan terjadi kompetisi ketat di bermacam sektor, termasuk jasa akuntansi.

CA akan menjadi motor profesionalisme akuntan yang dapat membawa Indonesia memimpin di era pasar tunggal tersebut.

Sebagai senjata utama untuk menghadapi AEC 2015, maka CA atau akuntan profesional ini mesti siap bersaing di kancah regional.

Kalau diperhatikan dari tujuannya, CA Indonesia ditujukan untuk mensejajarkan diri dengan gelar pekerjaan akuntan internasional.

Sebutan CA juga menjadi nilai tambah akuntan beregister, baik di taraf lokal maupun internasional.

Poin tambah tersebut adalah pengakuan sebagai akuntan profesional seperti standar internasional dari IFAC.

Tak hanya itu, para pemegang CA juga akan selalu dijaga kompetensinya. Mesti diberi tanggung jawab untuk mengambil keputusan signifikan dalam bidang-bidang terkait dengan pelaporan keuangan untuk kepentingan publik, dan diakui oleh organisasi pekerjaan negara lain.

Chartered Accountant (CA)

Sebutan Chartered Accountant (CA) hanya diberikan kepada orang-orang terpilih yang memiliki kualifikasi tertentu.

Mereka melaksanakan tanggung jawab profesi, senantiasa merujuk pada kepentingan publik, berintegritas, serta objektif.

Mereka juga mempunyai kompetensi dan kehati-hatian profesional, teguh menjaga rahasia, bertingkah profesional dan menjalankan jasa profesionalnya dengan standar teknis yang relevan.

Layanan Jasa PT. GLOBAL SAKTI PRIMA

Berikut yaitu layanan jasa dari PT. GLOBAL SAKTI PRIMA:

1. JASA KONSULTASI PAJAK

Kalau klien memerlukan informasi dan advice atas regulasi pajak beserta penerapannya di dalam praktek bisnis karenanya Kami siap memberikan jasa konsultasi pajak baik secara lisan maupun secara tertulis.

2. JASA LAPORAN PAJAK | Tax Compliance

Kami memberikan layanan perpajakan berupa perhitungan pajak, pelaporan pajak dan administrasi laporan pajak sehingga Klien PT. GLOBAL SAKTI PRIMA bisa menjalankan keharusan perpajakannya dengan baik.

Layanan pelaporan pajak diantaranya laporan SPT Masa PPh, SPT Masa PPN dan SPT Tahunan PPh Badan ataupun SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

3. JASA PENDAMPINGAN PEMERIKSAAN PAJAK | VERIFIKASI

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA mendampingi klien dalam menghadapi pemeriksa pajak, menjawab semua pertanyaan dari pemeriksa pajak dan kami membantu klien dalam mencocokan koreksi yang dilakukan pemeriksa pajak.

4. JASA SPT TAHUNAN

Kami menolong anda sebagai klien kami dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan dan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

5. JASA RESTITUSI PAJAK

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA siap menolong Wajib Pajak dalam rangka permohonan restitusi atas lebih bayar pajak seperti dengan aturan perpajakan yang berlaku.

6. KEBERATAN DAN BANDING

Kami membantu wajib Pajak dalam mengajukan permohonan keberatan dan banding atas putusan fisus dan mendampingi klien kami selama pengerjaan keberatan dan banding.

7. REVIEW PAJAK | Tax Review

Kami melaksanakan tax review atas semua praktek akuntansi dan pelaporan pajak yang telah dijalankan perusahaan dengan tujuan untuk memberikan gambaran atas tingkat kepatuhan klien pada undang-undang pajak yang berlaku. Dan juga memberikan estimasi atas tingkat resiko pajak secara pas.

Tax review yang KAMI lakukan mencakup tiap-tiap transaksi yang berakibat pada Pajak Penghasilan Perusahaan, Pajak Penghasilan Karyawan, Pajak Penghasilan yang bersifat final, Widholding Tax dan Pajak Pertambahan nilai.

Nah terima kasih telah membaca akuntansi rumah sakit ini.

Lihat Juga: Solusi Masalah Perpajakan dan Accounting Service

Untuk itu, Saran kami Pakai Company directory dibawah ini untuk menghubungi Jasa Konsultan Pajak baik untuk konsultasi ataupun berminat menggunakan jasa KAMI.

Dan KAMI akan segera merespons pertanyaan Anda secepat yang dapat kami lakukan.

Alamat dan Kontak

Jikalau berminat dengan jasa kami, langsung saja hubungi kami.

KJA PT. GLOBAL SAKTI PRIMA
Jl. Kertamukti No. 10
(Depan RSU Hermina)
Ciputat, Tangerang Selatan

Telepon Kantor / Fax : 021-2759 8408
Email : gspkja@gmail.com  farid_wajdi@yahoo.co.id
Facebook: Jasa Pembuatan Laporan Keuangan dan Pajak
Instagram: PT. Global Sakti Prima
Telf/SMS : 0822-1371-6188
Telf/WA  : 0812-1970-077

Semoga artikel akuntansi rumah sakit ini dapat bermanfaat.

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.