akuntan terkenal indonesia – Untuk penjelasan saat ini kjagsp.com akan membeberkan mengenai pajak dan akuntansi.

Pajak adalah pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara dan akan dipakai untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum.

Rakyat yang membayar pajak tak akan merasakan manfaat dari pajak secara langsung, karena pajak dipakai untuk kepentingan seluruh masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi.

Pajak adalah salah satu sumber dana pemerintah untuk melakukan pembangunan, baik pemerintah sentra ataupun pemerintah daerah.

Pemungutan pajak bisa dipaksakan karena dijalankan berdasarkan undang-undang.

Pajak pada dasarnya bersifat memaksa Untuk Tiap Warga Negara Bila seseorang sudah memenuhi syarat subjektif dan persyaratan objektif, karenanya semestinya untuk membayar pajak.

Dalam undang-undang pajak sudah diterangkan, bila seseorang dengan sengaja tidak membayar pajak yang semestinya dibayarkan. Karenanya ada ancaman sanksi administratif maupun hukuman secara pidana.

Kemudian Akuntansi yaitu penilaian, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai info yang akan menolong manajer, pemberi modal, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membikin alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah.

akuntan terkenal indonesia

akuntan terkenal indonesia

Sebelum kita menjelaskan akuntan terkenal indonesia. Ada baiknya kita ketahui dulu seluk beluk pajak dan akuntansi.

Dalam perbedaannya, Pajak berbeda dengan retribusi. Permisalan retribusi: ketika mendapat manfaat parkir, maka sepatutnya membayar sejumlah uang, yaitu retribusi parkir, namun pajak tidak seperti itu.

Pajak

Pajak yakni salah satu sarana pemerataan pendapatan warga negara.

Jadi saat membayar pajak dalam jumlah tertentu, Anda tak segera mendapatkan manfaat pajak yang dibayar

Pajak yang akan Anda dapatkan berupa koreksi jalan raya di daerah Anda, fasilitas kesehatan gratis bagi keluarga, beasiswa pengajaran bagi buah hati Anda, dan lain-lainnya.

Berdasarkan Undang-undang, pajak dikuasai dalam undang-undang negara.

Ada sebagian undang-undang yang memegang tentang mekanisme perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak.

Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak, layak dengan fungsinya berkewajiban melakukan pembinaan/penyuluhan, pelayanan, dan pengawasan.

Dalam mengerjakan fungsinya tersebut, Direktorat Jenderal Pajak berusaha sebaik mungkin memberikan pelayanan terhadap masyarakat sesuai visi dan misi Direktorat Jenderal Pajak.

Tipe Pajak

Penggolongan pajak berdasarkan lembaga pemungutannya di Indonesia dapat dibedakan menjadi 2 (dua) merupakan Pajak Sentra dan Pajak Daerah.

1. Pajak Sentra

Pengertian Pajak Sentra yakni pajak-pajak yang dikelola oleh Pemerintah Sentra yang dalam hal ini sebagian besar dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak – Kementerian keuangan.

2. Pajak Daerah

Sedangkan Pajak Daerah ialah pajak-pajak yang dikelola oleh Pemerintah Daerah baik di tingkat Propinsi maupun Kabupaten/Kota.

Segala pengadministrasian yang berkaitan dengan pajak pusat. Akan dilaksanakan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP). Juga Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak serta di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak.

Untuk pengadministrasian yang berhubungan dengan pajak derah, akan dilaksanakan di Kantor Dinas Pendapatan Daerah atau Kantor Pajak Daerah atau Kantor sejenisnya yang dibawahi oleh Pemerintah Daerah setempat.

Wajib Pajak

Yang masuk sebagai wajib Pajak yakni orang pribadi atau badan. Meliputi pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak. Pengaplikasian memiliki hak dan keharusan perpajakan sesuai dengan ketentuan aturan perundang-undangan perpajakan.

Manfaat Pajak

Sebagaimana halnya perekonomian dalam suatu rumah tangga atau keluarga, perekonomian negara juga mengenal sumber-sumber penerimaan dan pos-pos pengeluaran.

Pajak ialah sumber utama penerimaan negara.

Tanpa pajak, beberapa besar aktivitas negara sulit untuk bisa dijalankan.

Tiap uang pajak meliputi mulai dari belanja pegawai sampai dengan pembiayaan berbagai proyek pembangunan.

Pembangunan sarana umum seperti jalan-jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit/puskesmas, kantor polisi dibiayai dengan mengaplikasikan uang yang berasal dari pajak.

Uang pajak juga digunakan untuk pembiayaan dalam rangka memberikan rasa aman bagi segala lapisan masyarakat.

Tiap warga negara mulai saat dilahirkan hingga dengan meninggal dunia, merasakan fasilitas atau pelayanan dari pemerintah yang semuanya dibiayai dengan uang yang berasal dari pajak.

Pajak juga dipakai untuk mensubsidi barang-barang yang sangat diperlukan masyarakat dan juga membayar utang negara ke luar negeri.

Pajak juga digunakan untuk membantu UMKM baik dalam hal pembinaan dan modal.

Dengan demikian jelas bahwa peranan penerimaan pajak bagi suatu negara menjadi sangat dominan dalam mensupport jalannya roda pemerintahan dan pembiayaan pembangunan.

Disamping fungsi budgeter (fungsi penerimaan) di atas. Pajak juga melaksanakan fungsi redistribusi pendapatan dari masyarakat yang mempunyai kemampuan ekonomi yang lebih tinggi terhadap masyarakat yang rendah.

Oleh karena itu tingkat kepatuhan Pajak dalam mengerjakan kewajiban perpajakannya secara bagus dan benar ialah persyaratan totaliter untuk tercapainya fungsi redistribusi pendapatan.

Sehingga pada hasilnya kesenjangan ekonomi dan sosial yang ada dalam masyarakat bisa dikurangi secara maksimal.

Pengertian Akuntansi

Prinsip inti akuntansi keuangan modern ada pada metode pembukuan berpasangan.

Metode ini meliputi pembuatan paling tidak dua usul untuk setiap transaksi: satu debit pada suatu akun, dan satu kredit berhubungan pada akun lain.

Jumlah keseluruhan debit wajib senantiasa sama dengan jumlah keseluruhan kredit.

Metode ini akan mempermudah pemeriksaan bila terjadi kesalahan.

Metode ini dikenal pertama kali diaplikasikan pada abad pertengahan di Eropa, walaupun ada pula yang beranggapan bahwa cara ini sudah diaplikasikan semenjak zaman Yunani kuno.

Kritik mengatakan bahwa standar praktik akuntansi tidak banyak berubah semenjak dulu.

Reformasi akuntansi dalam pelbagai format selalu terjadi pada tiap-tiap generasi untuk mempertahankan relevansi pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi.

Yakni demikian, hal ini tak mengubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diinginkan tak bertumpu pada imbas ekonomi seperti itu.

Pengetahuan Akuntansi Bagi Pengusaha Adalah

Tak hanya memperhatikan produk, marketing, customer service dan pelbagai hal lainnya, ada satu hal yang penting yang tidak boleh dianggap remeh oleh pengusaha merupakan permasalahan keuangan.

Hubungan keuangan ialah hal yang sangat sensitif, sebuah spot kritis yang tidak boleh disampingkan.

Salah mengelola keuangan, pembukuan yang berantakan akan terjadi.

Kurangnya kontrol atau pengetahuan terhadap akuntansi yang kurang akan mengakibatkan tersendatnya jalan usaha, bahkan tak menutup kemungkinan mengakibatkan kebangkrutan.

Baca Juga: Bu4t SPT Tahun4n

Hubungan Akuntansi dan Pajak

Akuntansi komersial atau disebut juga akuntansi keuangan yakni aktivitas jasa yang menyediakan kabar keuangan.

Laporan keuangan pajak awam disebut dengan laporan keuangan fiskal dan laporan keuangan fiskal lazimnya dihasilkan di akhir tahun.

Hal Yang Demikian ini dilaksanakan untuk mengetahui berapa jumlah pajak yang patut dibayar dan supaya laporan keuangan sesua dengan permintaan fiskus.

Akuntansi komersial adalah pelaksanaan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan PSAK. Mempermudah pembukuan dibutuhkan untuk menghitung pajak terhutang dan verifikasi, serta pemeriksaan dan investigasi kepada kebenaran penghitungan jumlah utang pajak tersebut.

Akuntansi pajak yakni proses penyusunan laporan keuangan sesuai dengan peraturan perpajakan.

Keuntungan pembukuan untuk perpajakan:

  • Mempermudah wajib pajak (WP) mengisi SPT.
  • Mempermudah perhitungan pengahsilan kena pajak.
  • Penyajian informasi tentang posisi financial dan hasil usaha untuk bahan analisis atau pengambilan keputusan ekonomi perusahaan.

Konsep Dasar Akuntansi Perpajakan

Tujuan Kebijakan Perpajakan:

  1. Aspek Alokasi: Tax policy diarahkan pada sikap netral (tidak/cenderung pengaruhi alokasi & diserahkan pada mekanisme pasar).
  2. Aspek Distribusi: Diarahkan untuk pengaruhi penyebaran pemilikan atau penguasaan faktor- faktor produksi dan pemerataan hasil pembangunan.
  3. Aspek Stabilisasi: Dilakukan melalui politik perpajakan, dimana pemerintah melakukan stabilitas ekonomi dengan tingkat pendayagunaan tertentu, SDM, stabilitas harga dan tingkat inflasi.

Keterikatan Akuntansi Komersial Dengan Akuntansi Pajak

Akuntansi ialah suatu ilmu yang luas maknanya, terutama akuntansi komersial yang menjadi panutan akuntansi lainnya termasuk akuntansi pajak.

Perpajakan dan akuntansi komersial mempunyai hubungan yang bersifat simbiosis mutualisme.

Pemakaiannya yang artinya satu sama lainnya mempunyai kekerabatan yang saling menyokong dan amat erat kaitannya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Akuntansi komersial yakni alat pembuktian seandainya administrasi perpajakan melaksanakan pemeriksaan pajak (tax audit )untuk menguji kepatuhan pemenuhan keharusan perpajakan.

Penghasilan yang dihitung berdasarkan pembukuan harus pajak yang didasarkan pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK ). Itu dapat berbeda dengan Penghasilan Kena Pajak (PKP) yang dihitung menurut ketetapan pajak.

Perbedaan tersebut dapat dikategorikan menjadi perbedaan tetap (permanent differences) dan perbedaan waktu (timing differences).

Dengan demikian, sekiranya terjadi perbedaan antara ketentuan akuntansi dengan ketentuan pajak. Untuk keperluan pelaporan dan pembayaran pajak maka Undang-Undang Perpajakan memiliki prioritas untuk dipatuhi sehingga tidak memunculkan kerugian material bagi wajib pajak yang bersangkutan.

Mekanisme

Mekanisme penyesuaian akuntansi komersial ke akuntansi pajak umum disebut rekonsiliasi fiskal.

Hubungan Akuntansi Komersial Dengan Akuntansi Pajak:

  • Komersial: Menyediakan laporan & kabar keuangan serta informasi lain terhadap pihak pengambil keputusan.
  • Pajak: Menyajikan laporan ekuangan & informasi lain (tax compliance) kepada administrasi pajak.

Konsep dasar akuntansi berlaku umum, Laporan Keuangan Fiskal dan Komersial mencakup:

  • Accrual Basis: pengakuan transaksi dikala terjadi, dilaporkan pada periode tsb.
  • Going Concern : mengasumsikan kesibukan perusahaan akan tetap berlangsung terus.

beberapa orang bertanya-tanya, sebaiknya semestinya menggunakan akuntansi yang mana? Akuntansi komersial atau akuntansi pajak/fiskal?

Sebelum membahas lebih jauh, mungkin ada bagusnya kita ketahui khususnya dahulu karakteristik masing-masing.

Akuntansi komersial atau disebut juga akuntansi keuangan yaitu aktivitas jasa yang menyediakan berita keuangan untuk pengambilan keputusan.

informasi ini didapatkan lewat suatu pengerjaan akuntansi, kabar tersebut diperlukan oleh tiap entitas usaha untuk mengenal posisi dan hasil usahanya.

Sehingga tujuan utamanya antara lain untuk menyediakan laporan keuangan kepada manajemen dan pihak-pihak pemangku kepentingan.

Sedangkan Akuntansi fiskal atau biasa disebut akuntansi pajak yaitu bagian dari akuntansi keuangan yang menekankan pada penyusunan laporan perpajakan (Surat Pemberitahuan (SPT)).

Dan pertimbangan konsekuensi perpajakan terhadap transaksi atau kegiatan perusahaan.

Atau dengan kata lain akuntansi pajak bertujuan menyediakan berita keuangan perusahaan yang dialamatkan secara khusus terhadap otoritas pajak.

Sebagai salah satu pemenuhan kepatuhan pajak (tax compliance).

Akuntansi komersial, dalam penyusunan dan penyajiannya, berpedoman kepada standar yang berlaku umum, adalah PSAK/IFRS.

Sedangkan akuntansi pajak berhaluan terhadap hukum perundang-undangan.

Sistem Mengisi SPT Pajak Tahunan PPH Perorangan

Berikut ini kami akan menerangkan metode mengisi SPT pajak tahunan PPH Untuk perorangan:

1. Buat laporan keuangan

Prosedur mengisi SPT pajak yang pertama, buatlah laporan keuangan mengenai usaha yang Anda miliki atau rekapitulasi untuk sirkulasi usaha bruto dalam rentang waktu satu tahun.

Kemudian isi SPT pajak tahunan PPh perorangan yang diawali dari halaman paling akhir.

Halaman ini berisi daftar jumlah dari peredaran bruto pada pembayaran Pajak Penghasilan final.

2. Mengisi formulir untuk data harta dan hutang

Metode mengisi SPT pajak selanjutnya, Anda silakan mengisi formulir SPT tahunan Pajak penghasilan.

Bukalah data harta Anda yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Akan ada kolom hutang atau kewajiban pada komponen bawah kolom harta.

Isilah kolom keharusan hal yang demikian dengan membuka data hutang milik Anda.

3. Mengisi komponen C

Metode mengisi SPT pajak selanjutnya ialah untuk komponen C. Isilah bagian hal yang demikian berupa daftar tanggungan milik Anda.

Langkah berikutnya, Anda harus mengisi formulir SPT pajak tahunan PPh perorangan lampiran 1770-III.

Disini Anda akan dipinta untuk mengisi data pendapatan final Anda, meliputi hadiah, bunga deposito, penjualan bangunan dan tanah, ataupun penghasilan final yang lain.

4. Mengisi bagian B

Di komponen B, isilah komponen yang sesuai dengan pendapatan yang tidak termasuk dalam kelompok objek pajak.

Kemudian sistem mengisi SPT pajak pada lampiran 1770-II, Anda bisa mengisi kolom yang telah disediakan cuma apabila Anda memiliki bukti potong pihak lain.

Seandainya ini bertujuan untuk melaporkan pemungutan yang dikerjakan pihak lain.

Lalu, lanjutkan ke bagian lampiran 1770-I, yakni khusus untuk mesti pajak dengan pembukuan.

Langkah terakhir dalam cara mengisi SPT pajak, silakan mengisi formulir induk pada SPT1770.

Untuk menghindari kesalahan dikala mengisi SPT pajak tahunan PPh perorangan seperti yang sudah dibuktikan dalam cara mengisi SPT pajak diatas. Alangkah pantasnya sekiranya Anda juga tetap melaksanakan konsultasi dengan petugas di KKP atau Kantor Pelayanan Pajak supaya mengisi SPT dengan lebih teliti.

Jasa Konsultan Pajak dan Akuntansi Biaya Terjangkau

Seandainya Anda mencari konsultan pajak atau konsultan akuntansi karenanya kamilah ahlinya.

Kami PT. GLOBAL SAKTI PRIMA (Kantor Jasa Akuntansi) yaitu pelayanan jasa bergerak di bidang jasa Akunting. Dan perhitungan perpajakan (masa bulanan / tahunan) guna membantu anda yang sibuk dengan aktivitas memajukan perusahaan sehingga tidak ada waktu untuk memecahkan hal-hal yang terkait dengan keuangan.

Sebab menerima staff keuangan yang kompeten dan setia di bidangnya. Tidak ingin repot dengan biaya gaji dan menyediakan daerah ruangan kantor & perlengkapannya yang butuh tarif besar.

Maka untuk menyelesaikan masalah itu, perusahaan membutuhkan seorang professional dari eksternal dengan biaya yang dapat disesuaikan dengan kesanggupan perusahaan anda.

Profesional, jujur, cermat, dan terpercaya ialah motivasi yang melandasi PT. Global Sakti Prima dalam melayani klien-klien dari bermacam bidang usaha/ bisnis dan jenjang mulai usaha kecil, menengah sampai atas.

Kualifikasi Internasional

Statement of Membership Obligations, di antaranya yang berhubungan dengan practical experience dan continuing professional education yang dipegang dalam International Education Standards.

Hadirnya Chartered Accountant (CA) Indonesia sesuai dengan ketentuan IFAC.

Dengan terbentuknya ASEAN Economic Community (AEC), ASEAN akan menjadi wilayah ekonomi yang sangat kompetitif dan terintegrasi ke dalam ekonomi global, sekalian tumbuh sebagai pasar.

Karena prinsip pasar bebas ini yakni free flow of services dan free flow of people, setelah Mutual Recognition Arrangement (MRA) di wilayah itu ditandatangani. Tak pelak akan terjadi persaingan ketat di pelbagai sektor, termasuk jasa akuntansi.

CA akan menjadi motor profesionalisme akuntan yang dapat membawa Indonesia memimpin di era pasar tunggal hal yang demikian.

Sebagai senjata utama untuk menghadapi AEC 2015, maka CA atau akuntan profesional ini harus siap bersaing di gelanggang regional.

Seandainya diamati dari tujuannya, CA Indonesia ditujukan untuk mensejajarkan diri dengan gelar profesi akuntan internasional.

Sebutan CA juga menjadi nilai tambah akuntan beregister, baik di taraf lokal maupun internasional.

Nilai tambah hal yang demikian merupakan pengakuan sebagai akuntan profesional seperti standar internasional dari IFAC.

Tak hanya itu, para pemegang CA juga akan senantiasa dijaga kompetensinya. Wajib dikasih tanggung jawab untuk mengambil keputusan signifikan dalam bidang-bidang terkait dengan pelaporan keuangan untuk kepentingan publik, dan diakui oleh organisasi pekerjaan negara lain.

Chartered Accountant (CA)

Sebutan Chartered Accountant (CA) cuma diberikan kepada orang-orang terpilih yang mempunyai kualifikasi tertentu.

Mereka mengerjakan tanggung jawab pekerjaan, senantiasa mengacu pada kepentingan publik, berintegritas, serta objektif.

Mereka juga mempunyai kompetensi dan kehati-hatian profesional, teguh menjaga rahasia, berperilaku profesional dan melakukan jasa profesionalnya dengan standar teknis yang relevan.

Layanan Jasa PT. GLOBAL SAKTI PRIMA

Berikut yaitu layanan jasa dari PT. GLOBAL SAKTI PRIMA:

1. JASA KONSULTASI PAJAK

Sekiranya klien memerlukan berita dan advice atas aturan pajak beserta pengaplikasiannya di dalam praktek bisnis maka PT. GLOBAL SAKTI PRIMA siap memberikan jasa konsultasi pajak baik secara lisan ataupun secara tertulis.

2. JASA LAPORAN PAJAK | Tax Compliance

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA memberikan layanan perpajakan berupa perhitungan pajak, pelaporan pajak dan administrasi laporan pajak sehingga Klien Kami bisa mengerjakan keharusan perpajakannya dengan baik.

Layanan pelaporan pajak diantaranya laporan SPT Masa PPh, SPT Masa PPN dan SPT Tahunan PPh Badan ataupun SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

3. JASA PENDAMPINGAN PEMERIKSAAN PAJAK | VERIFIKASI

Kami mendampingi klien dalam menghadapi pemeriksa pajak, menjawab semua pertanyaan dari pemeriksa pajak dan kami menolong klien dalam mencocokan pembetulan yang dijalankan pemeriksa pajak.

4. JASA SPT TAHUNAN

Kami membantu anda sebagai klien kami dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan dan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

5. JASA RESTITUSI PAJAK

PT. GLOBAL SAKTI PRIMA siap membantu Wajib Pajak dalam rangka permohonan restitusi atas lebih bayar pajak sesuai dengan hukum perpajakan yang berlaku.

6. KEBERATAN DAN BANDING

Kami membantu wajib Pajak dalam mengajukan permohonan keberatan dan banding atas putusan fisus dan memandu klien kami selama cara kerja keberatan dan banding.

7. REVIEW PAJAK | Tax Review

Kami mengerjakan tax review atas segala praktek akuntansi dan pelaporan pajak yang telah dijalankan perusahaan dengan tujuan untuk memberikan ilustrasi atas tingkat kepatuhan klien pada regulasi pajak yang berlaku. Dan juga memberikan estimasi atas tingkat resiko pajak secara tepat.

Tax review yang KAMI lakukan mencakup tiap transaksi yang berimbas pada Pajak Penghasilan Perusahaan, Pajak Penghasilan Karyawan, Pajak Penghasilan yang bersifat final, Widholding Tax dan Pajak Pertambahan nilai.

Nah terima kasih telah membaca akuntan terkenal indonesia ini.

Lihat Juga: Video KJA Global Sakti Prima (Melayani dengan Trust andd Commitment)

Untuk itu, Saran kami Pakai Company directory dibawah ini untuk menghubungi Jasa Konsultan Pajak baik untuk konsultasi maupun berminat menerapkan jasa KAMI.

Dan KAMI akan seketika merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan.

Alamat & Kontak

Jikalau berminat dengan jasa kami, langsung saja hubungi kami.

KJA PT. GLOBAL SAKTI PRIMA
Jl. Kertamukti No. 10
(Depan RSU Hermina)
Ciputat, Tangerang Selatan

Telepon Kantor / Fax : 021-2759 8408
Email : gspkja@gmail.com  farid_wajdi@yahoo.co.id
Facebook: Jasa Pembuatan Laporan Keuangan dan Pajak
Instagram: PT. Global Sakti Prima
Telf/SMS : 0822-1371-6188
Telf/WA  : 0812-1970-077

Semoga artikel akuntan terkenal indonesia ini dapat bermanfaat.

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.